Ahok: Kita Berani Membuka Penggalangan Dana

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 01 November 2016 | 17:16 WIB
Ahok: Kita Berani Membuka Penggalangan Dana
Pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat resmi membuka penggalangan dana di Pemilihan Kepala Daerah DkI Jakarta 2017. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat resmi membuka penggalangan dana di Pemilihan Kepala Daerah DkI Jakarta 2017. Program ini mereka namakan Kampanye Rakyat.

"Saya kira ini pertama kali dalam sejarah perpolitikan kita, kita berani membuka penggalangan dana," ujar Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 25 dan 27 , Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).

Ahok telah berpesan kepada seluruh relawan tidak boleh meminta dana atau proposal kepada siapa pun termasuk ke pengusaha tanpa seizin Tim Pemenangan.

"Jadi relawan yang mau buat penggalangan dana silakan, yang mau buat acara makan-makan silakan, semua uang harus masuk ke rekening kampanye resmi," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini merenangakan, ada tiga pilihan bagi masyarakat Jakarta yang ingin melakukan donasi. Pertama dengan cara credit card, internet atau mobile banking, transfer atm dan tunai.

"Saya kira ini pertama kali dalam sejarah kita, orang berani nyumbang dan identitasnya jelas. Kalau ini berhasil, saya harap di pilkada serentak 2018 bisa banyak orang mencontoh sumbangan dana seperti ini dan transparan," kata Ahok.

"Kedepan saya harap ada Ahok-ahok baru yang mau bekerja yang punya hati mau melayani publik bisa didukung masyarakat," kata Ahok.

Lebih jauh, dari donasi ini pasangan Ahok-Djarot menargetkan mendapatkan uang Rp50-80 miliar. Uang tersebut nanatinya bisa digunakan untuk keperluan kampanye, termasuk membeli karangan bunga bagi warga yang ingin menikah dan mengundang Ahok atau Djarot.

"Toh nanti kalau ada lebih nanti dikemablikan pada negara. Ini hanya untuk latihan orang untuk mengumpulkan. Kalau ada yang nyumbang Rp1 juta, ada 50 ribu orang udah Rp50 miliar. Dan ini seluruh Indonesia boleh nyubang," ucap Ahok.

Berikut cara donasi kampanye rakyat pasangan Ahok-Djarot di Pilkada Jakarta 2017. Donasi ini akan dibuka sampai Desember 2016.

Donasi secara online dengan menggunakan credit card

Pertama kunjungi ahokdjarot.id lalu klik "donasi", pilih "perseorangan" kemudian "online" dan pilih "kartu kredit", masukan informasi kartu kredit anda, tunggu konfirmasi melalui SMS dan email berisi formulir pdf, download, print dan tandatangani formulir tersebut dan terakhir, antar atau kirimkan formulir beserta fotokopi NPWP dan KTP anda ke alamat, Jalan Lembang, nomor 25, Menteng, Jakarta Pusat.

Internet atau mobile banking atau transfer di ATM

Pertama kunjungi ahokdjarot.id lalu klik "donasi", pilih "perseorangan" kemudian "online" dan pilih "mobile banking", "transfer" atau "ATM", catat nomor rekening virtual yang muncul di layar anda, tunggu konfirmasi melalui SMS dan email berisi formulir pdf, download, print dan tandatangani formulir tersebut dan terakhir, antar atau kirimkan formulir beserta fotokopi NPWP dan KTP anda ke alamat, Jalan Lembang, nomor 25, Menteng, Jakarta Pusat.

Tunai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Relawan Jokowi, Kedai Kopi Bantah Rekayasa Survei Pilkada

Dituduh Relawan Jokowi, Kedai Kopi Bantah Rekayasa Survei Pilkada

News | Selasa, 01 November 2016 | 16:14 WIB

Relawan Ahok dan Jokowi Laporkan Survei Kedai Kopi ke Polisi

Relawan Ahok dan Jokowi Laporkan Survei Kedai Kopi ke Polisi

News | Selasa, 01 November 2016 | 15:23 WIB

Pesan Damai dari Istana, Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

Pesan Damai dari Istana, Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:39 WIB

Bedah Kasus Ahok, Jubir FPI Marah dan Ribut dengan Pengacara

Bedah Kasus Ahok, Jubir FPI Marah dan Ribut dengan Pengacara

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:30 WIB

Demo 4 November, Ahok: Ini Bukan Revolusi

Demo 4 November, Ahok: Ini Bukan Revolusi

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:12 WIB

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Usai Periksa 10 Saksi

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Usai Periksa 10 Saksi

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:03 WIB

Demo 4 November, Ahok: Saya Sudah Berkali-kali Minta Maaf

Demo 4 November, Ahok: Saya Sudah Berkali-kali Minta Maaf

News | Selasa, 01 November 2016 | 13:55 WIB

Dicium Perempuan, Ahok: Nggak Berasa, Lebih Berasa Ciuman Istri

Dicium Perempuan, Ahok: Nggak Berasa, Lebih Berasa Ciuman Istri

News | Selasa, 01 November 2016 | 13:20 WIB

Pedagang Buah Cari Kesempatan, Ahok Rupanya Ingat Wajahnya

Pedagang Buah Cari Kesempatan, Ahok Rupanya Ingat Wajahnya

News | Selasa, 01 November 2016 | 12:25 WIB

Pedagang Pasar Serdang Minta Modal, Ahok: Nanti Lu Beli HP Lagi

Pedagang Pasar Serdang Minta Modal, Ahok: Nanti Lu Beli HP Lagi

News | Selasa, 01 November 2016 | 11:02 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB