Mengapa Hillary Clinton Bisa Kalah?

Ruben Setiawan

Rabu, 09 November 2016 | 20:52 WIB
Mengapa Hillary Clinton Bisa Kalah?
Hillary Clinton dan Donald Trump. (AFP)

Suara.com - Kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) memang mengejutkan. Tak hanya Hillary Clinton, sang rival dan para pendukungnya saja yang terkejut, media, dan publik internasional pun dibuat terperangah dengan perolehan "electoral vote" Trump yang jauh melebihi Clinton.

Seperti diketahui, Trump merebut 276 electoral vote, melebihi ambang 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk memenangkan pilpres. Clinton, yang selama ini difavoritkan dalam berbagai jajak pendapat, hanya meraih 218 electoral vote. Lalu, apa yang membuat Clinton bisa kalah sedemikian jauh dari Trump?

Mengutip dari The Independent, salah satu hal yang mungkin menjadi penyebab kekalahan Clinton, adalah skandal email yang selama ini menjadi batu sandungan bagi Clinton dalam perjalanannya menuju Gedung Putih.

Seperti diketahui, Clinton jadi bulan-bulanan lantaran kedapatan menggunakan server email pribadinya untuk keperluan korespondensi resmi, saat dirinya menjabat sebagai menteri luar negeri AS. Semestinya, Clinton menggunakan server federal.

Memang, Clinton sempat dinyatakan tidak melakukan pelanggaran dalam kasus tersebut oleh Direktur Biro Penyidik Federal (FBI) James Comey pada Juli lalu. Namun, sejumlah jajak pendapat mengungkap bahwa lebih dari separuh responden menganggap Clinton telah melakukan pelanggaran hukum.

Namun, sebelas hari menjelang hari H pilpres, seperti dikutip dari CNN, Comey mengumumkan bahwa FBI menemukan sejumlah email baru yang kemungkinan relevan untuk dipakai dalam penyelidikan kasus tersebut. Uniknya, kurang dari 48 jam jelang pencoblosan, Comey menyatakan bahwa email-email baru tersebut tidak memiliki potensi pelanggaran oleh Clinton.

Kendati begitu, sepertinya klarifikasi tersebut sudah terlambat. Keunggulan Clinton atas Trump di berbagai jajak pendapat kian menipis. Keunggulan itu pun akhirnya berbalik saat perhitungan suara mulai masuk, Trump-lah yang sepertinya diinginkan oleh lebih banyak orang Amerika.

Kita menyaksikan bagaimana Donald Trump menjadi sasaran empuk isu pelecehan seksual di masa lalu, termasuk kemunculan dirinya di sejumlah video kontroversial. Namun, Clinton pun dihantam sejumlah isu, seperti isu gender.

Masalah kesehatan yang ia alami pada bulan September pun sepertinya jadi salah satu faktor pemicu kekalahan. Tertangkap kamera hampir ambruk di acara peringatan serangan 11 September, Clinton ketahuan menderita pneumonia. Isu tersebut sempat dijadikan objek bagi Trump untuk melakukan serangan.

Kekalahan Clinton pada 8 November 2016 amat mengejutkan. Para pendukung yang berkumpul di basis-basis pemenangannya hanya bisa tertunduk dan menangis, menyaksikan negara bagian demi negara bagian "memerah" sebagai tanda kemenangan kubu Trump. (Independent/CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:58 WIB

Donald Trump Bakal Simpan Trofi Piala Dunia, Juara 2026 Cuma Dikasih Replika?

Donald Trump Bakal Simpan Trofi Piala Dunia, Juara 2026 Cuma Dikasih Replika?

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:46 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang

Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang

Video | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

×