Indonesia Didukung Banyak Negara untuk Jadi Anggota DK PBB

Yazir Farouk | Suara.com

Sabtu, 12 November 2016 | 16:58 WIB
Indonesia Didukung Banyak Negara untuk Jadi Anggota DK PBB
Markas PBB di New York (shutterstock)

Suara.com - Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB Dian Triansyah Djani mengatakan, banyak negara yang mendukung Indonesia sebagai sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB untuk periode 2019-2020.

"Sudah cukup banyak negara yang mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, tetapi kembali lagi ini masih proses dua tahun," kata Trian ditemui di New York, Jumat (11/11/2016).

Menurut Trian, pemilihan anggota tidak tetap DK PBB berlangsung pada Juni-Juli 2018. Dari kawasan Asia, Indonesia akan bersaing dengan Maladewa untuk mendapatkan posisi di DK PBB.

"Tentunya kita akan terus berjuang dalam upaya pencalonan dan strategi yang dijalankan, bukan hanya melalui diplomasi di New York (Markas PBB), tetapi juga dengan keikutsertaan semua elemen di Indonesia," ujar dia.

Trian mengatakan dalam proses pemilihan anggota tidak tetap DK PBB, Indonesia akan dinilai oleh negara anggota PBB lainnya dari berbagai aspek. Diantaranya, aspek ekonomi dan politik keamanan.

"Misalnya, semua negara akan melihat apakah Indonesia adalah negara yang ekonominya maju sehingga cukup mampu untuk memegang tanggung jawab yang besar di PBB. Itu menjadi salah satu penilaian bagi negara-negara lain dalam memilih," ucapnya.

"Contoh lain, apakah Indonesia cukup aman sehingga bisa berkonsentrasi untuk memegang posisi sebagai anggota tidak tetap DK PBB," ujarnya menambahkan.

Peran Perwakilan Tetap RI di PBB, kata dia juga cukup penting agar Indonesia bisa terpilih. Caranya dengan melakukan diplomasi dan keaktifan dalam berbagai forum PBB.

"Kami menunjukkan keterlibatan dan kepedulian terhadap isu-isu yang menjadi kepentingan negara anggota PBB. Indonesia termasuk negara yang cukup terpandang dalam isu-isu global," katanya menjelaskan.

Sebagai contohnya, Indonesia meratifikasi perjanjian mengenai perubahan iklim sebelum perjanjian itu mulai berlaku. Menurut Trian, hal ini sangat dihargai oleh banyak anggota PBB dan menjadi nilai positif untuk pencalonan kita di Dewan Keamanan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Bertekad Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Indonesia Bertekad Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 20:30 WIB

Sidang Majelis Umum PBB ke-71 Telah Berakhir

Sidang Majelis Umum PBB ke-71 Telah Berakhir

News | Selasa, 27 September 2016 | 05:02 WIB

Indonesia Calonkan Diri Anggota DK PBB

Indonesia Calonkan Diri Anggota DK PBB

News | Sabtu, 24 September 2016 | 19:04 WIB

DK PBB Perbarui Sanksi Terhadap Gerilyawan Afghanistan

DK PBB Perbarui Sanksi Terhadap Gerilyawan Afghanistan

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 06:56 WIB

PBB Setujui Gempur ISIS dengan Segala Cara

PBB Setujui Gempur ISIS dengan Segala Cara

News | Sabtu, 21 November 2015 | 14:30 WIB

Malaysia Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Malaysia Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

News | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 11:32 WIB

Terkini

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:48 WIB

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:42 WIB

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:14 WIB

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB

IESR Sebut Solusi Energi Prabowo Berisiko Tambah Beban Fiskal: Sawit Mahal!

IESR Sebut Solusi Energi Prabowo Berisiko Tambah Beban Fiskal: Sawit Mahal!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB

Dua KA Mogok Bersamaan di Pasar Senen, Penumpang Serayu Tertahan 4 Jam

Dua KA Mogok Bersamaan di Pasar Senen, Penumpang Serayu Tertahan 4 Jam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:56 WIB

Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia

Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:46 WIB