Ansor Kaltim Kecam Aksi Bom di Samarinda

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 13 November 2016 | 21:44 WIB
Ansor Kaltim Kecam Aksi Bom di Samarinda
Ilustrasi gereja. (shutterstock)

Suara.com - Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Timur, mengecam aksi pengeboman yang dilakukan oknum di gereja Oikumene Sengkotek Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu pagi (13/11/2016).

Ketua GP Ansor Kaltim Fajri Alfaroby dihubungi dari Samarinda, mengatakan kejadian tersebut jelas merupakan tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi oleh agama manapun.

"Kami berharap khususnya aparat kepolisian untuk tidak gentar dan bertindak cepat mengusut pelaku dan jaringan teror bom tersebut, termasuk juga berbagai rangkaian aksi bom lain yang sebelumnya juga marak terjadi," jelas Roby.

Ia mengharapkan masyarakat terus waspada terhadap bahaya ini, termasuk segala bentuk pikiran-pikiran yang menghalalkan aksi teror dan kekerasan terjadi di wilayah Indonesia.

"Masyarakat harus tetap terus menjaga perdamaian dan waspada pada gerakan anti Pancasila, Binneka Tunggal Ika dan keutuhan NKRI," katanya.

Sebuah ledakan diduga bom terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu siang, mengakibatkan sedikitnya empat orang terluka.

Ledakan tersebut diduga berasal dari sebuah tas diduga berisi bom molotov yang dilempar pelaku yang kini sudah diamankan di Markas Kepolisian Resor Kota Samarinda.

Tim Gegana Polda Kaltim dan aparat kepolisian melakukan sterilisasi tempat ledakan untuk melakukan olah TKP dan menyelidiki jenis bom yang meledak.

Sementara empat orang terluka dalam ledakan itu yang sebagian anak-anak dan balita telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. [Antara]

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Amir Papalia Ternyata Tahu Pembunuh Mirna dari Paranormal!

SBY Dituding Danai Demo 4 November, Ini Jawaban Ani

Kisah Kakek Tua Jual Uduk Nasib Berubah Setelah Viral di Medsos

Tompi: Saya Bukan Ahokers, Tapi...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seluruh Korban Teror Bom Samarinda adalah Balita

Seluruh Korban Teror Bom Samarinda adalah Balita

News | Minggu, 13 November 2016 | 18:36 WIB

Pengeboman Gereja Dilakukan Teroris, Gunakan Bom Low Explosive

Pengeboman Gereja Dilakukan Teroris, Gunakan Bom Low Explosive

News | Minggu, 13 November 2016 | 18:16 WIB

Ketum PAN: Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Teror

Ketum PAN: Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Teror

News | Minggu, 13 November 2016 | 18:01 WIB

DPR Akan Panggil Menag soal Bom di Depan Gereja Samarinda

DPR Akan Panggil Menag soal Bom di Depan Gereja Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 17:57 WIB

Masyarakat Samarinda Diminta Tenang Pascapelemparan Bom Gereja

Masyarakat Samarinda Diminta Tenang Pascapelemparan Bom Gereja

News | Minggu, 13 November 2016 | 15:59 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB