Jokowi: Negara dalam Keadaan Aman

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 15 November 2016 | 13:49 WIB
Jokowi: Negara dalam Keadaan Aman
Joko Widodo di markas komando KORPASKHAS. (Biro Pers Kepresidenan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menjamin dan menyatakan bahwa saat ini negara dalam keadaan aman. Hal tersebut ditegaskannya usai memberikan pengarahan kepada Komando Korps Pasukan Khas (KORPASKHAS) di markas komando KORPASKHAS, Lanud Sulaiman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Pernyataan ini disampaikan Jokowi menjawab pertanyan wartawan yang menanyakan kunjungan ke beberapa markas TNI dan Polri yang telah dilakukan seolah menunjukkan adanya kekhawatiran.

"Saya datang ke markas-markas di TNI dan Polri ini untuk memberikan rasa tenteram bagi masyarakat. Karena pasukan semuanya pada posisi siap mengamankan negara. Jadi justru menentramkan. Negara aman, sangat aman," kata Jokowi.

Kedatangan Jokowi ke markas komando KORPASKHAS selain untuk memeriksa kesiapan pasukan, juga untuk mengingatkan kepada para prajurit bahwa mereka semua adalah garda terdepan dalam menjaga kemajemukan bangsa. Hal itulah yang selalu ditekankan Jokowi pada setiap kunjungan dan arahannya ke sejumlah prajurit TNI dan Polri beberapa waktu belakangan.

"Kita ingin mengingatkan bahwa bangsa ini beragam suku, agama, ras, dan bahasa daerah. Kalau tidak kita persatukan mau jadi apa bangsa ini. Dan TNI-Polri menjadi salah satu perekat persatuan dan kesatuan kita," ujar dia.

Jokowi selaku panglima tertinggi TNI menginstruksikan agar KORPASKHAS selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, mempertahankan Undang-Undang Dasar 1945, serta senantiasa menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Dia juga mengingatkan agar para pasukan selalu mewaspadai segala ancaman yang dapat memecah belah bangsa.

"Berdirilah tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, untuk kejayaan Indonesia, untuk kejayaan Merah Putih. Jangan pernah mundur dari ancaman mereka yang ingin memecah belah bangsa kita, mengadu domba bangsa kita," tutur dia.

Di hadapan para pasukan Baret Jingga, Jokowi menyatakan kebanggaannya untuk dapat berdiri di depan mereka. Sebab, dia meyakini bahwa mereka semua akan selalu siap sedia dalam membela persatuan bangsa.

"Bangsa Indonesia bangga mempunyai Pasukan Baret Jingga, karena saya tahu, kita tahu, di dada KORPASKHAS merasuk jiwa Sapta Marga, selalu siap sedia membela Merah Putih, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," terangnya.

Mengakhiri arahannya, Presiden juga mengingatkan kepada para prajurit akan pesan yang dahulu telah disampaikan oleh Presiden Soekarno. Dalam pesan tersebut, Soekarno mengajak seluruh pihak untuk bekerja tanpa pamrih demi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Terakhir, saya mengingatkan apa yang disampaikan oleh Presiden Soekarno dan ada di dalam Mars Baret Jingga, yaitu Kar-ma-nye Vadi-karas-te Mafa-lesu Kada-tjana. Bekerjalah tanpa menghitung-hitung untung dan rugi. Bekerjalah tanpa pamrih untuk bangsa dan negara," tandas dia.

Presiden juga menuliskan pesan untuk Pasukan Baret Jingga pada sebuah papan berwarna putih, yang berbunyi:

"Tetaplah bangga menjadi Pasukan Baret Jingga, bekerjalah tanpa menghitung untung dan rugi, untuk kejayaan NKRI"

_Joko Widodo - RI.1_

Turut hadir dalam acara pengarahan tersebut di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna, Komandan Korps Pasukan Khas Marsma TNI Marsekal Muda TNI Seto Purnomo, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Per September 2016, Investasi Singapura ke RI 7,1 Miliar Dolar AS

Per September 2016, Investasi Singapura ke RI 7,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:03 WIB

Jokowi Sambangi Markas Paskhas dan Secapa AD di Bandung

Jokowi Sambangi Markas Paskhas dan Secapa AD di Bandung

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:00 WIB

Jokowi Jumpa Ulama dan Militer Bukan karena Takut Isu 25 November

Jokowi Jumpa Ulama dan Militer Bukan karena Takut Isu 25 November

News | Senin, 14 November 2016 | 18:15 WIB

50 Tahun Berteman, Indonesia-Singapura Tingkatkan Kerjasama

50 Tahun Berteman, Indonesia-Singapura Tingkatkan Kerjasama

Bisnis | Senin, 14 November 2016 | 15:24 WIB

Apakah Jokowi akan Temui FPI? Ini Jawaban Istana

Apakah Jokowi akan Temui FPI? Ini Jawaban Istana

News | Senin, 14 November 2016 | 15:21 WIB

Jokowi Isyaratkan Akan Safari Ke Partai Non-Pendukung Pemerintah

Jokowi Isyaratkan Akan Safari Ke Partai Non-Pendukung Pemerintah

News | Minggu, 13 November 2016 | 22:41 WIB

Presiden: Dakwah di Medsos Kedepankan Akhlakul Karimah

Presiden: Dakwah di Medsos Kedepankan Akhlakul Karimah

News | Minggu, 13 November 2016 | 16:18 WIB

Jokowi Buka Munas Alim Ulama PPP

Jokowi Buka Munas Alim Ulama PPP

News | Minggu, 13 November 2016 | 13:19 WIB

Presiden Tiba, Peserta Silatnas Berebut Cium Tangan Jokowi

Presiden Tiba, Peserta Silatnas Berebut Cium Tangan Jokowi

News | Sabtu, 12 November 2016 | 14:16 WIB

Kunjungi Pasukan Khusus, Jokowi Diminta Jangan Salah Kirim Sinyal

Kunjungi Pasukan Khusus, Jokowi Diminta Jangan Salah Kirim Sinyal

News | Sabtu, 12 November 2016 | 14:09 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×