Blusukan, Ahok Didemo Puluhan Warga Ciracas

Madinah, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 15 November 2016 | 17:07 WIB
Blusukan, Ahok Didemo Puluhan Warga Ciracas
Warga melakukan demo menolak kampanye Ahok di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016). [suara.com/Bowo]

Suara.com - Kampanye calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat penolakan dari sebagian warga Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016).

Pantauan suara.com, Ahok tiba di Jalan Raya Cantex, Gang Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur, pukul 15.05 WIB. Turun dari mobilnya, Ahok terlihat langsung menyapa warga dan mengajak untuk berjabat tangan. Selanjutnya, dengan menggunakan kemeja kotak-kotak, mantan Bupati Belitung Timur terus menyusuri jalan setapak seraya sesekali menyapa warga.

Di sebuah lapangan kosong yang rencananya akan dibangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, Ahok beserta tim sempat melayani warga yang mengajak berfoto. Namun, tak lama berselang, dari arah Ahok berdiri muncul puluhan warga sambil berlari meneriakan Allahu Akbar.

Puluhan polisi yang mengamankan kegiatan kampanye Ahok sigap menghadang.

"Ibu (Kapolsek Ciracas Kompol Tuti Aini) usir dia Bu, di sini orang Ciracas, sana orang Ciracas. Bapak usir dia Pak. Mending suruh keluar Ahok. Kalau kegiatan Ahok nggak dibubarin anak-anak ini yang akan bubarin," kata seorang laki-laki yang menggunakan baju koko.

Tak terima didemo, sebagian warga yang juga kader dan relawan PDI Perjuangan ini sempat emosi. Mereka nyaris menyerang pendemo, namun berhasil ditenangkan.

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut tak menyurutkan niat pendemo mengusir Ahok. Di sisi lain, pendukung Ahok juga terlihat membuat barikade.

"Oi tenang Oi, jangan ada yang terpancing emosinya," kata salah sorang warga pendukung Ahok.

Sekitar 20 menit berada di bawah pendopo dan melayani warga untuk berfoto, Ahok akhinya menyudahi blusukannya. Tiba di depan Jalan Raya Cantex, tempat dimana mobil Ahok terpakir, puluhan pendemo kembali melakukan aksinya.

"Ini kampung kita juga. Kita hidup di sini lama. Kita bubar kalau dia bubar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara

Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara

News | Selasa, 15 November 2016 | 16:27 WIB

Datangi Gelar Perkara Ahok, Said Aqil: Paling Dimintai Masukan

Datangi Gelar Perkara Ahok, Said Aqil: Paling Dimintai Masukan

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:44 WIB

Puteri Gus Dur Setuju Ada Aktor Politik di Balik Kasus Ahok

Puteri Gus Dur Setuju Ada Aktor Politik di Balik Kasus Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:11 WIB

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×