Bulgaria Akan Pulangkan Pengungsi Afganistan Usai Bentrok

Tomi Tresnady

Sabtu, 26 November 2016 | 05:45 WIB
Bulgaria Akan Pulangkan Pengungsi Afganistan Usai Bentrok
Pengungsi Afganistan sedang duduk santai di area gedung belum rampung pembangunannya di Thessaloniki, Yunani, 2 Oktober 2016. [shutterstock]

Suara.com - Bulgaria akan memindahkan para pengungsi yang bentrok dengan polisi ke penampungan tertutup dan berharap menyerahkan beberapa di antaranya ke negara asal mereka, Afghanistan, bulan depan. Hal itu dikatakan oleh Perdana Menteri Boiko Borisov, pada Jumat (25/11/2016).

Lebih dari 400 pencari suaka yang marah karena dikurung di penampungan di kota Selatan, Harmanli, di dekat perbatasan Turki karena kekhawatiran menyangkut kesehatan, bentrok dengan polisi antihuru-hara pada Kamis (24/11) malam, seperti dilaporkan Antara.



Polisi menggunakan meriam air dan peluru karet untuk meredakan kerusuhan. Menurut kementerian dalam negeri, 24 petugas mengalami luka dalam kerusuhan dan tiga migran mencari pertolongan medis setelah insiden itu.

Kantor kejaksaan mengatakan pihaknya mendakwa 18 migran atas kerusuhan dan melakukan penyelidikan terhadap para petugas kepolisian karena melukai dua migran saat bentrokan terjadi.

Di kamp pengungsi terbesar di Bulgaria yang menampung 3.000 pencari suaka itu, jendela-jendela berada dalam keadaan pecah, tempat-tempat sampah terbalik dan puing-puing berserakan.

Kamp dijaga ketat oleh sekitar 250 personel kepolisian antihuru-hara. Sementara itu, kementerian pertahanan mengatakan pihaknya sedang mengerahkan 60 personel tentara angkatan darat untuk membantu kepolisian mencegah kemungkinan peningkatan kekerasan.

"Saya sangat khawatir... Kita lihat sendiri, tidak ada (kaca) jendela yang tidak pecah. Orang-orang yang melakukan aksi vandalisme ini akan diadili," kata Borisov.

"Berdasarkan kesepakatan antara Uni Eropa dan Afghanistan, kami telah meminta agar pada awal Desember pesawat sudah mulai membawa orang-orang ini ke sana (Afghanistan, red). Sisanya, yang telah bertindak brutal dan melanggar ketertiban umum, akan dipindahkan ke kamp-kamp tertutup," ungkap Borisov kepada para wartawan.

Sudah lebih dari satu juta migran dan pengungsi memasuki Uni Eropa dalam 15 bulan terakhir ini. Sebagian besar dari mereka mengungsikan diri dari konflik-konflik di Afghanistan, Suriah dan Irak.

Sejumlah di antaranya telah memasuki Bulgaria dari Turki dengan harapan bisa mencapai negara-negara kaya Eropa Barat untuk ditinggali dan memulai hidup baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Italia Selamatkan Hampir Seribu Migran Timur Tengah dan Afrika

Italia Selamatkan Hampir Seribu Migran Timur Tengah dan Afrika

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 07:57 WIB

Pengungsi di Yunani Berkelahi Berebut Makanan dan Air Gratis

Pengungsi di Yunani Berkelahi Berebut Makanan dan Air Gratis

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 06:23 WIB

Jerman Dikejutkan Oleh Gelombang Serangan Terhadap Perempuan

Jerman Dikejutkan Oleh Gelombang Serangan Terhadap Perempuan

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 00:57 WIB

Balita Tewas dalam Gelombang Pengungsi ke Yunani

Balita Tewas dalam Gelombang Pengungsi ke Yunani

News | Minggu, 20 September 2015 | 07:56 WIB

4.700 Korban Perang Timteng Nekat Menyebrang ke Eropa

4.700 Korban Perang Timteng Nekat Menyebrang ke Eropa

News | Minggu, 20 September 2015 | 06:45 WIB

Pernyataan PM Hungaria Soal Pengungsi Muslim Dikecam

Pernyataan PM Hungaria Soal Pengungsi Muslim Dikecam

News | Kamis, 03 September 2015 | 20:55 WIB

Tumpukan Mayat Pengungsi Eropa Ditemukan di Truk

Tumpukan Mayat Pengungsi Eropa Ditemukan di Truk

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 07:56 WIB

Terkini

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×