Pendemo Anti Ahok Teriak Takbir di Dalam Gerbong Kereta

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:36 WIB
Pendemo Anti Ahok Teriak Takbir di Dalam Gerbong Kereta
Massa berdatangan menuju Silang Monas saat melintas di Jalan Matraman, Jakarta, Jumat (2/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah pendemo 2 Desember yang merupakan massa anti Gubernur DKI Jakarta non akrif Basuki Tjahaja Purnama teriak Takbir, tahlil dan tahmid gerbong nomor 2 KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota, Jumat (2/12/2016) pagi. Mereka dalam perjalanan mereka menuju lokasi "Doa Bersama" dalam rangka Aksi Bela Islam Jilid III yang dipusatkan di Lapangan Monas Jakarta.

Antara yang berada di gerbong yang sama dengan seratusan penumpang yang umumnya berkemeja dan berkopiah putih maupun berjilbab itu melaporkan lantunan takbir dan takmid tersebut berkumandang setelah KRL Commuter Line yang berangkat dari Stasiun Bogor sekitar pukul 07.00 WIB itu menuju Stasiun Depok.

Lantunan "Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Illallah" itu bermula dibacakan oleh beberapa orang namun kemudian diikuti oleh ratusan penumpang lain yang memadati gerbong kedua dari belakang yang berdampingan dengan gerbong khusus untuk penumpang perempuan tersebut.

Gema dzikir itu tersebut tak putus-putus dilantunkan para penumpang hingga KRL tiba di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, sekitar pukul 08.45 WIB.

Di Stasiun Gondangdia yang bertetangga dengan Masjid Cut Mutia itu, ratusan penumpang yang memadati gerbong-gerbong KRL eks-Jepang tersebut turun. Mereka kemudian bergegas turun dari peron menuju pintu keluar dan langsung berjalan kaki ke arah jalan depan gedung MNC Center menuju Jalan Kebon Sirih untuk bergerak menuju Lapangan Monas.

"Setahu saya, baru pertama kali saya menyaksikan takbir dan tahmid dikumandangkan para penumpang secara bersama-sama di dalam gerbong KRL ini," kata seorang penumpang.

Akibat banyaknya bus dan kendaraan pribadi yang parkir di bahu jalan serta menyemutnya warga yang bergerak dari Stasiun Gondangdia menuju Monas untuk mengikuti aksi damai terkait dengan kasus dugaan penistaan Al Quran oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu, arus kendaraan di sejumlah jalan menuju kawasan Monas menjadi tersendat.

Seperti pernah disampaikan Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Zaitun Rasmin, jumlah massa Aksi Bela Islam III yang berlangsung di Lapangan Monas itu diperkirakan diikuti sekitar tiga juta orang.

Mereka datang dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, serta berbagai daerah lain di Tanah Air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GNPF MUI Minta Proses Persidangan Ahok Digelar Terbuka

GNPF MUI Minta Proses Persidangan Ahok Digelar Terbuka

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:26 WIB

Thamrin-Monas Jadi Lautan Manusia, Terselip Bendera Palestina

Thamrin-Monas Jadi Lautan Manusia, Terselip Bendera Palestina

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:13 WIB

Pemprov 'Ganti' Pentungan Satpol PP dengan Air Mineral

Pemprov 'Ganti' Pentungan Satpol PP dengan Air Mineral

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:10 WIB

Di Tengah Ribuan Pendemo, Kapolri Banggakan Polisi dan Sindir KPK

Di Tengah Ribuan Pendemo, Kapolri Banggakan Polisi dan Sindir KPK

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:02 WIB

Kapolri Sebut Suasana Pendemo 2 Desember Seperti Ibadah Haji

Kapolri Sebut Suasana Pendemo 2 Desember Seperti Ibadah Haji

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:50 WIB

Beri Sambutan Demo 2 Desember, Kapolri Diminta Turun Panggung

Beri Sambutan Demo 2 Desember, Kapolri Diminta Turun Panggung

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:47 WIB

Ratusan Aparat Keamanan Jaga Balai Kota

Ratusan Aparat Keamanan Jaga Balai Kota

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:38 WIB

Demo 2 Desember, Masyarakat Bagikan Makanan Gratis Pendemo

Demo 2 Desember, Masyarakat Bagikan Makanan Gratis Pendemo

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 08:58 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB