Jokowi Putuskan Kembali Berlakukan Ujian Nasional

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 19 Desember 2016 | 19:17 WIB
Jokowi Putuskan Kembali Berlakukan Ujian Nasional
Presiden Joko Widodo hadiri pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) tahun 2016, di Jakarta, Kamis (1/12). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo memutuskan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tetap diberlakukan. Keputusan ini diambil setelah ‎melalui dua kali rapat terbatas membahas evaluasi UN.

"Presiden telah memutuskan hal yang berkaitan dengan ujian nasional. Ujian nasional tetap diadakan, dijalankan dengan berbagai penyempurnaan perbaikan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Sejumlah langkah perbaikan yang disiapkan antara lain peningkatan kemampuan guru yang telah disertifikasi. Sehingga diharapkan adanya evaluasi kinerja para pendidik dan pemberian kisi-kisi nasional terhadap empat mata pelajaran yang diujiankan.

"Sehingga dengan demikian harapannya Ujian Nasional ini bisa menjadi benchmarking untuk kemajuan para siswa kita di kemudian hari," kata Pramono.

Sementara itu dalam rapat terbatas membahas evaluasi UN, Presiden Jokowi mengemukakan bahwa prestasi pendidikan Indonesia saat ini menunjukkan tren yang positif. Menurut laporan PISA (Programme for International Student Assesment) tahun 2015 oleh OECD (Organization for Economic Co-operation and Development), skor pendidikan Indonesia di bidang sains, membaca, dan matematika, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

"Peningkatan yang cukup tajam dan jika tren ini berlanjut, maka diperkirakan tahun 2030, pendidikan di Indonesia akan setara dengan negara-negara di OECD." ujar Jokowi dalam sambutan pengantarnya.

Dalam kesempatan itu Jokowi meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjadikannya sebagai patokan untuk memajukan sistem pendidikan di Tanah Air.

"Kalau kita lihat di negara-negara lain justru mengalami penurunan skor. Tapi di Indonesia justru skornya naik," imbuh dia.

Sebelumnya, pada Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 7 Desember 2016 lalu, Jokowi sudah meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pelaksanaan ujian nasional, sebelum sampai pada keputusan apakah akan memberlakukan moratorium pelaksanaan UN.

Turut hadir dalam Ratas kali ini antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Kepala BPKP Ardan Adiperdana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membedah Pro Kontra Penyelenggaraan Ujian Nasional

Membedah Pro Kontra Penyelenggaraan Ujian Nasional

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:35 WIB

Alasan Jusuf Kalla Tak Ingin Ujian Nasional Dihapus

Alasan Jusuf Kalla Tak Ingin Ujian Nasional Dihapus

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:27 WIB

Menteri Agama Akui Masih Dalami soal Penghentian Ujian Nasional

Menteri Agama Akui Masih Dalami soal Penghentian Ujian Nasional

News | Senin, 28 November 2016 | 21:13 WIB

Penghapusan Sementara UN Dinilai Tergesa-gesa

Penghapusan Sementara UN Dinilai Tergesa-gesa

News | Senin, 28 November 2016 | 15:42 WIB

Senada dengan Jokowi, JK Sebut Wacana Penghapusan UN Belum Final

Senada dengan Jokowi, JK Sebut Wacana Penghapusan UN Belum Final

News | Sabtu, 26 November 2016 | 20:41 WIB

Mendikbud Kaji Ulang Keberadaan Ujian Nasional

Mendikbud Kaji Ulang Keberadaan Ujian Nasional

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 00:01 WIB

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD

Foto | Senin, 16 Mei 2016 | 14:46 WIB

Ahok Tegaskan Bahwa Sekolah Bukan Untuk Bikin Orang Jadi Kaya

Ahok Tegaskan Bahwa Sekolah Bukan Untuk Bikin Orang Jadi Kaya

News | Senin, 16 Mei 2016 | 10:45 WIB

Ahok Pesan ke Siswa SD Petojo Harus Kenal Tuhan Sejak Kecil

Ahok Pesan ke Siswa SD Petojo Harus Kenal Tuhan Sejak Kecil

News | Senin, 16 Mei 2016 | 10:36 WIB

Ahok Tinjau Ujian Nasional di Madrasah Petojo Utara

Ahok Tinjau Ujian Nasional di Madrasah Petojo Utara

News | Senin, 16 Mei 2016 | 09:25 WIB

Terkini

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:29 WIB

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:12 WIB