Korban Penggusuran Ahok Banyak Tak Dapat KJP dan KJS

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 21 Desember 2016 | 13:05 WIB
Korban Penggusuran Ahok Banyak Tak Dapat KJP dan KJS
Aldo Fellix Januardy, Pengacara Publik LBH Jakarta dalam konfrensi pers di kantor LBH, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016). (suara.com/Erick Tajung)

Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta‎ menemukan pelanggaran hak atas kesehatan dan pendidikan terhadap warga korban penggusuran paksa yang kini tinggal di rumah susun bantuan Pemerintah Provinsi DKI. Ditemukan masih banyak warga yang tinggal di Rusun tidak mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS).

"Ditemukan ada 59.8 persen warga di Rusun tidak memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan 59.8 persen tak memiliki Kartu Jakarta Sehat (KJS)," kata Aldo Fellix Januardy, Pengacara Publik LBH Jakarta dalam konfrensi pers di kantor LBH, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Hal tersebut dinilai bertentangan dengan janji Pemerintah Provinsi DKI yang menyatakan bahwa seluruh biaya pendidikan dna kesehatan bagi korban penggusuran akan ditanggung pemerintah.

Sementara itu, survei menunjukkan bahwa fasilitas dapur, kamar mandi, kondisi sirkulasi udara, keamanan dan kebersihan Rusun cenderung lebih layak dari rumah tempat tinggal warga yang digusur sebelumnya. Namun hal itu tidak sejalan dengan aksesibilitas bagi kelompok warga yang difabel atau berkebutuhan khusus dan janjut usia.

"Terjadi penurunan angkat dari 27.8 persen ketika menghuni rumah lama menjadi 21.9 persen ketika menghuni Rusun warga yang menyatakan bahwa Rusun layak bagi kelompok difabel. Penurunan juga terjadi di kelompok warga lanjut usia, yaitu dari 30.8 persen di rumah lama menjadi 23.8 persen di Rusun," tutur dia.

Selain itu kondisi ekonomi warga yang kini tinggal di rusun ternyata tidak lebih sejahtera.

"Warga korban penggusuran paksa yang dipindahkan ke rumah susun justru kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan banyak terpaksa menunggak‎ biaya sewa," ungkap dia.

Dia menambahkan, pengeluaran warga meningkat drastis dan kondisi ekonomi mereka semakin sulit sejak tinggal di Rusun. Survei menemukan 66.7 persen warga mengaku hanya membayar Rp0-Rp100 ribu perbulan untuk biaya sewa atau perawatan rumah sebelum digusur. Namun setelah digusur 35 persen warga mengalami peningkatan pengeluaran sewa hingga Rp100 ribu-Rp200 ribu (rumah lama hanya 11 persen) dan 42 persen sejumlah Rp200 ribu-Rp300 ribu (rumah lama hanya 7 persen). 18 persen mengaku membayar di atas Rp300 ribu per bulan.

Kemudian biaya lain yang mengalami peningkatan antara lain biaya konsumsi, biaya tagihan air, biaya tagihan listrik, dan biaya transportasi publik.

baca juga

"Sebanyak 45.8 persen warga menyatakan mengeluarkan diatas Rp300 ribu perbulan ketika tinggal di Rusun," tutur dia.

Kemudian, tingkat pengangguran meningkat sejak warga dipindah tinggal di rusun.

"Kami juga menemukan terjadi peningkatan dari 8.2 persen katika menghuni rumahh lama menjadi 13.5 persen warga tidak bekerja atau menganggur ketika menghuni rusun," terang dia.

Survei ini dilakukan pada April hingga Oktober 2016 dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Survei dilakukan di 18 rusun dengan jumlah responden 250 orang yang semuanya adalah kepala keluarga dari kalangan laki-laki dan perempuan. Lama penghuni Rusun rata-rata 0-2 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Buruk Hantui Korban Penggusuran Ahok di Rusun

Nasib Buruk Hantui Korban Penggusuran Ahok di Rusun

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 12:56 WIB

Razia Eks Lokalisasi, Aparat Sita Bambu Runcing dan Bom Molotov

Razia Eks Lokalisasi, Aparat Sita Bambu Runcing dan Bom Molotov

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 17:46 WIB

Jika Terpilih, Anies Janji Penggusuran Dilakukan dengan Manusiawi

Jika Terpilih, Anies Janji Penggusuran Dilakukan dengan Manusiawi

News | Rabu, 09 November 2016 | 14:02 WIB

Ini Solusi KPUD DKI Bagi Warga Korban Penggusuran

Ini Solusi KPUD DKI Bagi Warga Korban Penggusuran

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 18:30 WIB

"Cahaya di Tanah Gusuran" Bukit Duri

"Cahaya di Tanah Gusuran" Bukit Duri

Foto | Minggu, 16 Oktober 2016 | 07:22 WIB

Normalisasi Kali Krukut, Ahok 'Sikat' Halaman Pop Hotel

Normalisasi Kali Krukut, Ahok 'Sikat' Halaman Pop Hotel

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:09 WIB

Gerindra Minta Stop Penggusuran, Ahok: Nggak Ada Urusan

Gerindra Minta Stop Penggusuran, Ahok: Nggak Ada Urusan

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:09 WIB

Elektabilitas Turun karena Penggusuran, Ini Komentar Ahok

Elektabilitas Turun karena Penggusuran, Ini Komentar Ahok

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 11:51 WIB

Ahok Minta Saran, Bagaimana Tangani Rumah di Atas Sungai

Ahok Minta Saran, Bagaimana Tangani Rumah di Atas Sungai

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 11:47 WIB

Jeritan Setelah Penggusuran Bukit Duri

Jeritan Setelah Penggusuran Bukit Duri

News | Jum'at, 30 September 2016 | 15:28 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×