Utusan PBB: Idlib Bisa Jadi Aleppo Berikutnya

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:00 WIB
Utusan PBB: Idlib Bisa Jadi Aleppo Berikutnya
Reruntuhan di Kota Aleppo pascaserangan udara Rusia dan Suriah, (24/9). (AFP)

Suara.com - Seorang pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan pada Kamis (22/12/2016), waktu setempat bahwa ribuan orang yang dievakuasi dari kawasan-kawasan Aleppo yang dikuasai pemberontak setelah ofensif pemerintah dapat menderita nasib sama di tempat pengungsian baru mereka di luar kota itu.

Utusan Khusus PBB Staffan de Mistura mengatakan penghentian permusuhan di seluruh Suriah vital jika peperangan lain seperti yang terjadi di Aleppo harus dihindarkan.

Sedikitnya 34.000 orang baik dari kalangan warga sipil maupun pejuang, telah dievakuasi dari Aleppo timur dalam operasi sepekan, demikian angka paling terakhir dikeluarkan PBB.

"Banyak di antara mereka pergi ke Idlib, yang secara teoritis bisa jadi Aleppo berikutnya," kata de Mistura memperingatkan di Jenewa.

Ribuan pengungsi dari Aleppo diangkut ke Idlib, menimbulkan ketakutan-ketakutan bahwa kota yang dikuasai pemberontak di bagian baratlaut Suriah itu bisa menjadi Aleppo berikutnya. Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menyatakan bahwa perang belum berakhir dan pasukannya akan bergerak ke kawasan-kawasan yang dikuasai pemberontak.

Mereka yang diungsikan dari Aleppo telah menyatakan keprihatinan dibawa ke Idlib dan seorang diplomat senior Eropa mengatakn awal bulan ini bahwa hal ini akan merepotkan Rusia, pendukung militer utama Bashar, karena negara itu akan meletakkan "semua telur busuk dalam satu keranjang." Bashar mengatakan bahwa memperoleh kendali penuh atas Aleppo merupakan kemenangan yang diperoleh oleh para sekutunya dari Rusia dan Iran.

Kelompok terakhir dari warga sipil dan pejuang yang berada di kantung kecil akan meninggalkan daerah itu dalam 24 jam mendatang, dengan tentara Suriah dan para sekutunya menguasai seluruh kota itu. (Antara/Reuters)



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Keamanan PBB Serukan Pengawasan Evakuasi Warga Aleppo

Dewan Keamanan PBB Serukan Pengawasan Evakuasi Warga Aleppo

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 06:23 WIB

Menlu Turki: 12.000 Dievakuasi dari Aleppo

Menlu Turki: 12.000 Dievakuasi dari Aleppo

News | Senin, 19 Desember 2016 | 22:09 WIB

Serangan Terus Berlanjut Sampai Pejuang Oposisi Tinggalkan Aleppo

Serangan Terus Berlanjut Sampai Pejuang Oposisi Tinggalkan Aleppo

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 00:04 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB