AJI Soroti Tiga Kasus Kekerasan Aparat TNI Terhadap Jurnalis

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:18 WIB
AJI Soroti Tiga Kasus Kekerasan Aparat TNI Terhadap Jurnalis
Ketua Umum AJI Indonesia Suwarjono (kiri) dan Sekjen AJI Indonesia Arfi Bambani Amri (kanan) di Jakarta, Jumat (23/12/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, secara khusus menyoroti tiga kasus kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oleh anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum AJI Indonesia, Suwarjono dalam konfrensi pers bertajuk 'Catatan Akhir Tahun 2016 AJI Indonesia' di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016).

"Dari 78 kasus kekerasan terhadap jurnalis sepanjang tahun 2016, AJI secara khusus mencermati tiga kasus yang cukup menyita perhatian, yakni kasus pengeroyokan enam jurnalis Medan oleh aparat TNI AU. Kasus pengeroyokon jurnalis NET TV di Madiun oleh aparat TNI AD, dan perampasan alat oleh TNI AU dalam peristiwa kecelakaan pesawat latih di Malang," kata Suwarjono.

Menurut Suwarjono, enam jurnalis Medan yang dikeroyok oleh aparat TNI AU yaitu, Array Argus (Harian Tribun Medan), Teddy Akbari (SUMUT Pos), Fajar Siddik (Medanbagus.com), Prayugo Utomo (Menaranews.com), Andri Safrin (MNC News) dan DE (Matatelinga.com).

"DE adalah jurnalis perempuan satu-satunya yang mengalami pelecehan seksual," ujar Suwarjono.

Sedangkan jurnalis NET TV yang menjadi korban pengeroyokan aparat TNI AD di Madiun, Jawa Timur, tambah Suwarjono, bernama Sonny Misdananto. Sementara perampasan alat oleh TNI AU di Malang, diketahui dialami oleh dua orang jurnalis Jawa Pos Radar Malang, Darmono dan Nurlayla Ratri.

Lebih lanjut, atas kejadian tersebut,  Suwarjono berpendapat, saat ini TNI seolah-olah telah menunjukkan bahwa institusi pertahanan itu telah kembali bersikap selayaknya di jaman Orde Baru, dimana mereka lebih mengutamakan securrity approach dalam menyelesaikan persoalan.

"Seperti dalam kasus pengeroyokan di Medan, hal itu gamblang terlihat. Demonstrasi yang dilakukan warga sipil untuk menuntut penyelesaian hak-haknya, direspon dengan keliru, dan berakhir dengan bentrokan. Jurnalis yang saat itu ada di lokasi untuk merekam semua kejadian, justru menjadi sasaran kemarahan anggota TNI," ujar Suwarjono.

Ia melanjutkan, hal yang sama juga terjadi di Madiun, dimana saat itu jurnalis NET TV sedang mengabadikan momen penertiban lalu lintas oleh aparat TNI,  yang disertai dengan pukulan dan tendangan terhadap warga sipil, justru menjadi bulan-bulan aparat TNI tersebut.

"Begitu juga di Malang, peristiwa kecelakaan pesawat latih TNI di lingkungan sipil, yang membuat TNI merasa perlu melakukan penjagaan, ujung-ujungnya berbuah perampasan alat-alat kerja jurnalis yang melakukan peliputan," tutur Suwarjono.

baca juga

Menurut Suwarjono, dalam kasus yang terjadi di Malang, TNI AU mengaku bersalah dan sudah bersedia minta maaf.

"Namun sayang, hal itu jauh api dari panggang. Pengakuan bersalah harusnya diteruskan dengan pengusutan tuntas secara hukum positif Indonesia," kata Suwarjono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AJI: Ada 78 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis di 2016

AJI: Ada 78 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis di 2016

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 14:04 WIB

AJI: Televisi Jangan Membuat Sidang Tandingan Kasus Ahok

AJI: Televisi Jangan Membuat Sidang Tandingan Kasus Ahok

News | Senin, 12 Desember 2016 | 21:19 WIB

Kisah Pilu PRT Ani Juara Penghargaan Liputan Isu PRT AJI-ILO

Kisah Pilu PRT Ani Juara Penghargaan Liputan Isu PRT AJI-ILO

Press Release | Rabu, 23 November 2016 | 18:50 WIB

Ini Nominasi Penghargaan Liputan Terbaik tentang PRT

Ini Nominasi Penghargaan Liputan Terbaik tentang PRT

Press Release | Rabu, 23 November 2016 | 10:30 WIB

UC News Fokus Menjadi Distributor Konten

UC News Fokus Menjadi Distributor Konten

Tekno | Senin, 21 November 2016 | 22:15 WIB

UC News, Solusi Mendulang Pendapatan dari Media Sosial

UC News, Solusi Mendulang Pendapatan dari Media Sosial

Bisnis | Senin, 21 November 2016 | 21:40 WIB

Ini Sebab Banyak Bisnis Media Online Baru Terhambat

Ini Sebab Banyak Bisnis Media Online Baru Terhambat

Bisnis | Minggu, 20 November 2016 | 07:40 WIB

AJI Indonesia Dorong Penguatan Bloger dan Media Online

AJI Indonesia Dorong Penguatan Bloger dan Media Online

News | Minggu, 20 November 2016 | 07:04 WIB

AJI Indonesia Akui Kini Banyak Media Sosial Lakukan Pembodohan

AJI Indonesia Akui Kini Banyak Media Sosial Lakukan Pembodohan

News | Minggu, 20 November 2016 | 06:34 WIB

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

News | Senin, 07 November 2016 | 07:22 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB