Kabur ke Kampung Halaman, Ini Kronologis Penangkapan Ius Pane

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 01 Januari 2017 | 18:32 WIB
Kabur ke Kampung Halaman, Ini Kronologis Penangkapan Ius Pane
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan saat jumpa pers penangkapan Iyus Pane (belakang berbaju abu-abu) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/1/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ridwan Sitorus alias Ius Pane telah ditangkap tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok di Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Medan, Sumatera Utara, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.45 WIB.

Ius merupakan salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono. Sebelum dibekuk polisi, Ius sempat masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan, Ius sudah dua hari lalu meninggalkan Jakarta untuk mencoba melarikan diri ke Sumatera Utara. Dia memilih Medan karena selain kampungnya, dia punya banyak saudara di sana.

"Dia ke Medan tentunya ingin aman di sana. (Ius) Akan ke tempat saudaranya. Kampungnya kan di sana," kata Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).

Dalam konferensi pers, Kapolda juga memperlihatkan pelaku Ius ke hadapan publik. Ius hanya terlihat mengenakan kaos berwarna abu-abu, setelah turun dari pesawat Citilink yang membawanya dari Medan. Saat Iriawan memberikan keterangan, Ius hanya terlihat menunduk.

Iriawan menerangkan, saat petugas menangkap Ius, tak ada perlawanan berarti dari tersangka itu. Ius hanya sedikit melawan, namun akhirnya pasrah saat mengetahui tim gabungan jumlahnya lebih banyak.

"Tidak ada, tidak ada. Ada perlawanan sedikit, tapi anggota kami cukup banyak ya," jelas Iriawan, sambil mengatakan bahwa Ius kabur ke Medan hanya seorang diri.

Penangkapan Ius memerlukan waktu hampir enam hari setelah kejadian perampokan di rumah Dodi, di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Lamanya proses penangkapan dikarenakan pelaku selalu berpindah-pindah lokasi.

"Dia beberapa kali pindah tempat, sehingga akhirnya kita ketahui yang bersangkutan berjalan ke Medan dari Jakarta," jelas Iriawan.

Dalam menangani kasus ini, Kapolda Metro menargetkan waktu satu minggu. Artinya dalam tujuh hari, seluruh pelaku ditargetkan telah tertangkap, yang akhirnya berhasil dilaksanakan.

"Alhamdulillah, 19 jam tertangkap semua (tiga pelaku), dan Ius Pane (dalam) enam hari. Target waktu masih terpenuhi," kata Kapolda.

Diketahui, sebelum menangkap Ius, polisi sudah lebih dulu menangkap tiga pelaku, di mana satu di antaranya meninggal dunia setelah tertembak. Mereka adalah Ramlan Butarbutar (tewas), Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga.

Dalam tindak kejahatan di Pulomas tersebut, pelaku menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban, sementara lima korban lainnya selamat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba di Jakarta, Ius Pane Diminta Tunjukkan Sejumlah Lokasi Ini

Tiba di Jakarta, Ius Pane Diminta Tunjukkan Sejumlah Lokasi Ini

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 16:53 WIB

Berhasil Tangkap Seluruh Pelaku Pulomas, Kapolda: Tuntas Semua

Berhasil Tangkap Seluruh Pelaku Pulomas, Kapolda: Tuntas Semua

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 15:36 WIB

Begini Situasi Rumah TKP Pembunuhan Pulomas Saat Ini

Begini Situasi Rumah TKP Pembunuhan Pulomas Saat Ini

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 14:57 WIB

Lima Korban Kasus Pulomas Tiga Hari Lagi Keluar RS

Lima Korban Kasus Pulomas Tiga Hari Lagi Keluar RS

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 14:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×