Array

Misteri Kematian Puspo Arum, Siapa Lelaki Bercodet di Pipi Itu?

Rabu, 11 Januari 2017 | 19:25 WIB
Misteri Kematian Puspo Arum, Siapa Lelaki Bercodet di Pipi Itu?

Misteri kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ariyani Puspo Arum, sedikit demi sedikit terkuak. Puspo Arum ditemukan meninggal dalam kondisi bersimbah darah di kamar kos, Jalan Kebon Jeruk RT 8, RW 11, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017) pagi. 

Menurut informasi yang diterima kakak ipar Puspo Arum, Wiwid Adi Suwito, dari Polsek Kebon Jeruk, penyidik mencurigai seorang lelaki yang diduga tahu betul tentang peristiwa pagi itu

Wiwid kemudian menyebut sejumlah ciri lelaki tersebut.

"Ada codet (bekas luka) di pipi, badannya tinggi. Agak berkumis, badannya gemuk agak tinggi, kulitnya agak putih, cuma nggak terlalu putih," kata Wiwid kepada Suara.com di rumah duka, Jalan Al Bashor, Duku, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

Namun, Wiwid lupa letak codet tersebut, apakah di pipi sebelah kiri atau kanan. 

Wiwid mengungkapkan keberadaan lelaki tersebut sebelum Puspo Arum ditemukan meninggal dunia diperkuat oleh keterangan beberapa saksi. Para saksi menyebut ciri-ciri yang sama dan pernah melihatnya beberapakali muncul di sekitar kos.

"Saya dapat berita juga, katanya ketemu orang bercodet itu di depan kamar kos Arum. Orang Nigeria itu ngelihat si codet itu, tapi sama adik saya nggak disuruh masuk, cuma di depan pintu kos," ujar Wiwid.

Selain itu, kata Wiwid, tetangga kos Arum juga memberi kesaksian bahwa ia juga sempat bertemu dengan pria yang sama sehari sebelum jenazah Arum ditemukan.

"Tetangga kosnya Arum, cewek yang di atas itu juga ngelihat dia (terduga pelaku) ada di tangga. Jadi polisi juga curiganya ke dia, cuma diperdalamin lagi, kalau berapa orang (pelaku) kita belum tahu," kata Wiwid.

Wiwid mengatakan keluarga almarhumah berharap kasus ini cepat terungkap.

"Ya harapan kita cepat terungkaplah biar adik saya tenang di sana. Karena ini sadis banget," Wiwid.

Hasil autopsi terhadap jenazah Puspo Arum (menunjukkan adanya ciri-ciri perlawanan. 

Suara.com - "Hasil dari autopsi, ada bentuk luka perlawanan dari korban. Ada luka sayatan di telapak tangan sebelah kiri," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor Kebon Jeruk Ajun Komisaris Polisi Andryanto S. Randotama kepada wartawan, Selasa (10/1/2017).

Andryanto mengungkapkan di bagian leher mahasiswi jurusan teknik industri tahun 2016 itu juga ditemukan luka tusukan.

"Ada memang dua luka tusuk di bagian leher," ujar Andryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI