19 Tewas Akibat Tornado Mengamuk di AS

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2017 | 03:29 WIB
19 Tewas Akibat Tornado Mengamuk di AS
Ilustrasi tornado. [YouTube]

Suara.com - Sedikitnya 19 orang tewas dalam badai besar yang disertai tornado. Rumah, mobil dan semua bangunan hancur tersebar di Tenggara Amerika Serikat.

Pihak berwenang mengatakan pada Senin (23/1/2017), setidaknya 15 orang tewas di Georgia selatan, termasuk tujuh orang akibat musim dingin ekstrim. Pihak berwenang melaporkan, empat orang tewas pada Sabtu (21/2/2017) di Mississippi akibat badai.

Di Barat Daya Georgia, Bridget Simmons, bersama dengan orangtuanya, putrinya dan cucunya, berada di rumah bata mereka di kota Albany, langit berubah menjadi gelap pada Minggu sore dan angin mulai berhembus kencang.

"Saya berada di ruang baca dan saya mendengar raungan keras dan saya meraih bayi saya sambil berkata, 'Mari kita pergi'. Angin sangat keras, ia menambahkan," ujarnya.

Beberapa menit kemudian, sebagian besar rumah mereka roboh meskipun tanpa ada cedera, carport runtuh menimpa dua mobil. Pohon-pohon rubuh, sirene polisi bergaung dan pihak kepolisian menghitung keseluruhan minimal 19 orang tewas.

Di Carolina Selatan, Dinas Cuaca Nasional membenarkan bahwa dua tornado telah melanda selama akhir pekan. Prakiraan cuaca mengatakan, tornado mendarat di sekitar 03:45 pada hari Sabtu di Barnwell Kabupaten dan pindah ke Bamberg County. Kemudian terjadi di Orangeburg County beberapa menit kemudian.

Ahli cuaca mengatakan, tornado dapat berhembus setiap saat sepanjang tahun di selatan, termasuk di tengah musim dingin.

Tidak hanya angin kencang tapi juga tornado. Patrick Marsh dari Storm Prediction Center di Norman, Oklahoma mengatakan, 39 tornado mungkin dilaporkan terjadi di Tenggara AS mulai dari Sabtu hingga Minggu malam.

Dari semua tornado yang berhembus, 30 diantaranya dilaporkan di Georgia, empat di Mississippi, dan masing-masing di Louisiana dan Carolina Selatan.

Maraknya tornado sepanjang Januari, belum pernah terjadi sebelumnya, terutama di bagian selatan. Data dari Pusat Badai Prediksi bahwa selama satu dekade terakhir telah dilihat rata-rata 38 tornado pada bulan Januari, sedangkan pada 2008 terjadi sebanyak 84 tornado dan hanya empat pada tahun 2014. [Guardian]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 11 Orang Tewas Akibat Tornado di AS

Sebanyak 11 Orang Tewas Akibat Tornado di AS

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 08:18 WIB

Tornado Terjang Oklahoma

Tornado Terjang Oklahoma

Foto | Jum'at, 08 Mei 2015 | 10:56 WIB

 Terjebak di Tengah Tornado, Orang Ini Selamat Tanpa Luka

Terjebak di Tengah Tornado, Orang Ini Selamat Tanpa Luka

Video | Rabu, 10 September 2014 | 14:14 WIB

Gila, Tiga lelaki Ini Menantang Tornado

Gila, Tiga lelaki Ini Menantang Tornado

Video | Rabu, 28 Mei 2014 | 17:03 WIB

Cuaca Buruk Belum Akan Berakhir, Obama Umumkan Darurat Bencana

Cuaca Buruk Belum Akan Berakhir, Obama Umumkan Darurat Bencana

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 13:27 WIB

Amuk Tornado di Amerika

Amuk Tornado di Amerika

Foto | Selasa, 29 April 2014 | 22:49 WIB

Terkini

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB