Wiranto Minta Jangan Ganggu Masyarakat di Masa Tenang Pilkada

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 08 Februari 2017 | 16:43 WIB
Wiranto Minta Jangan Ganggu Masyarakat di Masa Tenang Pilkada
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menghadiri rapat pleno ke-14 Dewan Pertimbangan MUI di Jakarta, Rabu (18/1) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta masa hari tenang jelang Pilkada serentak tidak boleh ada aksi unjuk rasa. Sebab di saat itu kesempatan bagi masyarakat untuk tenang dan lebih jernih dalam melihat secara lebih jernis calon kepala daerah yang akan dipilih.

‎"Minggu tenang ini didesain dalam pemilu memang suatu sistem untuk memberikan waktu kepada masyarakat lebih tenang, lebih berkontemplasi supaya dapat memilih siapa sih pemimpin terbaik yang seharusnya mereka pilih. Maka tidak boleh diganggu dengan satu kegiatan-kegiataan yang mempengaruhi, karena kampanye sudah selesai," kata Wiranto saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabau (8/2/2017).

Terkait isu rencana aksi sekelompok ormas yang akan melakukan aksi longmarch dari Monas ke Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, ‎Wiranto menyerahkan hal itu kepada aparat kepolisian.

"Longmarch di jalan itu nanti polisi yang menjawab, izinnya kepada polisi," ujar dia.

‎Wiranto juga enggan menanggapi mengenai ada rencana aksi sekelompok ormas di hari H pencoblosan yakni 15 Februari mendatang yang akan jalan ke sejumlah TPS untuk menyerukan penolakan memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI tertentu.

"Tanya polisi. Bahwa itu mengganggu kepentingan atau tidak, ada aturannya. Kalau demo sampai jam 18.00 WIB itu boleh atau tidak, demo bawa spanduk yang kemudian mengganggu kepentingan orang lain boleh atau tidak, itu diserahkan kepada Polisi," tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan melarang rencana aksi "112" yang diagendakan akan berlangsung pada Sabtu, 11 Februari 2017.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI berencana menggelar aksi pada 11 Februari 2017 atau 112. Mereka akan berkumpul di Masjid Istiqlal kemudian berjalan menuju Monas dan berlanjut ke bundaran Hotel Indonesia (HI) kemudian kembali lagi ke Monas untuk membubarkan diri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Aksi 112, Rais Aam PBNU Minta Jaga Ketenangan Pilkada

Ada Aksi 112, Rais Aam PBNU Minta Jaga Ketenangan Pilkada

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 16:23 WIB

NU: Aksi 112 Sudah Tak Relevan, Ahok Sudah Disidang

NU: Aksi 112 Sudah Tak Relevan, Ahok Sudah Disidang

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:50 WIB

Beda dengan Polda Metro, Menkopolhukam Tak Larang Aksi 112

Beda dengan Polda Metro, Menkopolhukam Tak Larang Aksi 112

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:35 WIB

Larang Demo 112, Fahri Hamzah Sindir Polisi Sedang Bingung

Larang Demo 112, Fahri Hamzah Sindir Polisi Sedang Bingung

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 12:20 WIB

Kapolda Metro Larang Aksi 112

Kapolda Metro Larang Aksi 112

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 06:07 WIB

Polda Metro Larang Aksi 112 karena Penerawangan Intelijen

Polda Metro Larang Aksi 112 karena Penerawangan Intelijen

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 17:54 WIB

Kapolda Minta Masyarakat Jangan Ikut Demo 112 di Jakarta

Kapolda Minta Masyarakat Jangan Ikut Demo 112 di Jakarta

News | Minggu, 05 Februari 2017 | 18:19 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×