ACTA: Pilkada DKI Tinggal 3 Hari, Jangan Sebar Berita Hoax!

Ardi Mandiri, Bagus Santosa

Minggu, 12 Februari 2017 | 17:20 WIB
ACTA: Pilkada DKI Tinggal 3 Hari, Jangan Sebar Berita Hoax!
Advocat Cinta Tanah Air (ACTA). [suara.com/ Bagus Santosa]
Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) meminta kepada Warga DKI Jakarta untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta yang tinggal tiga hari lagi.
 
"ACTA mengajak warga Jakarta untuk memastikan Pilkada ini berjalan dengan bermartabat, dalam artian tidak diwarnai intervensi kekuasaan, dan berjalan jujur serta adil," Wakil Ketua ACTA Herdiansyah dalam konfrensi persnya di Kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (12/2/2017).
Dia menambahkan, warga DKI Jakarta diminta untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoax, tapi juga jangan takut, jangan ragu dan jangan malas menyebarkan infomasi yang benar dan dapat dipenanggungjawabkan. 
 
"Ingat bahwa aparat penegak hukum kita sangat membutuhkan partisipasi masyarakat untuk memperoleh informasi pelanggaran hukum yang terjadi," kata dia.
 
‎Dia menambahkan, jika menemukan indikasi pelanggaran hukum di Iapangan agar segera kumpulkan bukti dan saksi awal, dokumentasikan lalu laporkan ke penegak hukum terdekat. 
 
"Atau kepada kami ke 0811870274‎ (sms only) untuk kami tindaklanjuti ke penegak hukum. Jangan hanya mengumumkan di medsos !!! Karena tidak akan ditindaklanjuti secara hukum," katanya.‎
 
Selain itu, dia menambahkan, ACTA menyampaikan terima kasih kepada penegak hukum atas kerja keras selama ini. Namun ACTA juga mengingatkan agar penegak hukum bertindak sesuai dengan wewenang dan tidak bertentangan dengan hukum.
 
"Perlu digarisbawahi bahwa siapapun berhak untuk mengawasi pelaksanaan pencoblosan sampai dengan penghitungan di tiap tingkatan, selama dilakukan sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang ber|aku. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu harus dipandang secara positip yang bisa mempermudah kerja penegak hukum dalam mengawal demokrasi," kata dia.‎
 
Kemudian, ACTA juga mengingatkan kepada penyelenggara Pemilu untuk bertindak netral. ‎Menurutnya, ketidaknetralan penyelenggara Pemilu bukan hanya bisa memicu kericuhan, tapi juga merupakan kejahatan serius yang melanggar hukum pidana.
 
Penyelenggara Pemilu, sambungnya, juga harus teliti dalam menerima Iaporan dan informasi Iaporan adanya pelanggaran. Dia meminta, Penyelenggara Pemilu jangan terlalu reaktif menyebutkan informasi pelanggaran sebagai hoax tanpa terlebih dahulu meneliti dan memveriflkasi Iaporan tersebut.
 
"Kami informasikan bahwa ACTA akan membuka Posko di tempat ini dan Hottine pelaporan kecurangan Pilgub DKI Jakarta di Nomor Hp 0811870274 (hanya sms). Pada hari H kami akan siap menindaklanjuti Iaporan masyarakat di 6 wilayah KotalKabupaten DKI Jakarta," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU: Semua Cagub DKI akan Menyoblos

KPU: Semua Cagub DKI akan Menyoblos

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 06:46 WIB

Ahok, Djarot, Timses, dan Pendukung Kumpul Lagi pada 11 Februari

Ahok, Djarot, Timses, dan Pendukung Kumpul Lagi pada 11 Februari

News | Kamis, 09 Februari 2017 | 16:13 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×