Pelanggaran di TPS Kalibata, 2 Orang "Nyoblos" Lebih dari Sekali

Yazir Farouk, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 19 Februari 2017 | 10:22 WIB
Pelanggaran di TPS Kalibata, 2 Orang "Nyoblos" Lebih dari Sekali
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta Selatan Muhammad Ikbal ditemui di TPS 29, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (19/2/2017) [suara.com/Dian Kusumo]

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta Selatan Muhammad Ikbal membenarkan bahwa di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 29, RT 07/RW 05 Kelurahan Kalibata, Pancoran,Jakarta Selatan terdapat pelanggatan saat pemungutan suara pada 15 Febuari 2017 lalu. Sehingga, sekitar 491 Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus melakukan pencoblosan ulang di TPS tersebut.

Ikbal menjelaskan, kecurangan tersebut lantaran ada dua orang di lokasi ini menggunakan formulir C6 yang bukan miliknya untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Iya memang telah terjadi kesalahan dalam pemilihan pada 15 Febuari lalu, jadi itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB," kata Ikbal ditemui di TPS 29, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (19/2/2017).

Ikbal bercerita, pada pukul 09.30 tersebut, ada seorang warga menyampaikan hak pilihnya layaknya sebagai warga lainnya. Setelah melakukan pencoblosan, warga tersebut tidak keluar dari lokasi TPS.

Kemudian, lanjut Ikbal, selang beberapa menit, warga tersebut langsung menghampiri Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara menyatakan bahwa pelaku mau melakukan pencoblosan lagi untuk mewakili saudaranya yang berada di Canada.

"Warga ini lengkap membawa formulir C6 lengkap dengan Kartu Keluarga. Dia bilang mau mewakili saudaranya di Canada. Nah, akhirnya Ketua KPPS meminta pendapat kepada Panwas dan Saksi yang hadir. Nah disetujui," katanya.

Lalu, selang beberapa jam kemudian, kejadian tersebut kembali terulang. Namun, warga yang mencoblos dua kali ini beralasan mewakili suara anaknya yang sedang berada di Surabaya.

"Makanya sekarang, diselenggarakan pencoblosan ulang. Kerena berdasarkan peraturan KPU, satu orang hanya boleh memberikan satu suara. Tidak boleh lebih," kata Ikbal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencoblosan Ulang, Warga Kemayoran Masih Sedikit Datangi TPS

Pencoblosan Ulang, Warga Kemayoran Masih Sedikit Datangi TPS

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 09:39 WIB

Diguyur Hujan, Warga Kalibata Tetap Antusias "Nyoblos" Ulang

Diguyur Hujan, Warga Kalibata Tetap Antusias "Nyoblos" Ulang

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 09:03 WIB

Warga Kepulauan Seribu Paling Berminat Ikuti PIlkada DKI Jakarta

Warga Kepulauan Seribu Paling Berminat Ikuti PIlkada DKI Jakarta

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 17:07 WIB

Ini Dua Modus Baru Kecurangan Pilkada Versi PDIP

Ini Dua Modus Baru Kecurangan Pilkada Versi PDIP

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 13:14 WIB

Tim Ahok-Djarot Laporkan Kasus "Pemilih Siluman" ke Bawaslu

Tim Ahok-Djarot Laporkan Kasus "Pemilih Siluman" ke Bawaslu

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 12:30 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×