Misteri Lelaki Perekrut Aisyah dan Doan untuk Bunuh Kim Jong Nam

Siswanto | Suara.com

Minggu, 19 Februari 2017 | 20:48 WIB
Misteri Lelaki Perekrut Aisyah dan Doan untuk Bunuh Kim Jong Nam
Siti Aisyah, WNI asal Serang, (berbaju kuning), ketika ditangkap Polisi Diraja Malaysia di sebuah hotel di Ampang, Kuala Lumpur, Kamis (16/2/2017). [CCTV/The Star]

Suara.com - Dua perempuan yang menjadi tersangka utama pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, diduga telah direkrut oleh seorang pria misterius untuk menjalankan misi maut, tiga bulan sebelumnya.

Menurut laporan koran Malaysia, China Press, baik Siti Aisyah (25) maupun Doan Thi Huong (29) bukan agen rahasia Korea Utara, melainkan telah dikelabui oleh sebuah jaringan mata-mata untuk melancarkan pembunuhan.

Siti Aisyah yang berasal dari Indonesia ditangkap Kamis pukul 02.00 dini hari, sedangkan Doan yang memegang paspor Vietnam, ditangkap sehari sebelumnya.

China Press melaporkan bahwa pria misterius yang kemungkinan besar adalah mata-mata itu, baru mengenal Doan sekitar tiga bulan lalu di Malaysia, yang akhirnya menjadi perempuan penghibur dia.

Pria misterius ini bahkan kerap membawa Duon melakukan perjalanan ke beberapa negara, termasuk sekali ke Vietnam di mana di sini mereka mengunjungi kota kelahiran Duon, selain pernah pergi ke Korea Selatan.

China Press melaporkan bahwa pria misterius ini kemudian mengenalkan Doan kepada empat pria yang kini diburu polisi Malaysia karena ada kaitannya dengan pembunuhan Jong-nam.

Pria misterius ini juga baru mengenal Siti Aisyah sekitar sebulan lalu, dan baru-baru ini saja mengenalkan Duon dan Siti untuk saling mengenal ketika si pria meminta mereka melakukan "aksi iseng" demi memenuhi keinginan sang pria misterius.

Kedua perempuan itu mengaku tak tahu aksi iseng mereka kepada Kim Jong Nam itu berakhir dengan kematian karena mereka mengira aksinya itu lebih dari sekadar memfilmkan lelucon yang mereka rekam.

Kedua perempuan itu dilatih dahulu selama beberapa waktu sampai kemudian mereka dinyatakan siap untuk acara iseng itu.

Dalam misi, Siti Aisyah bertugas menutup wajah Kim Jong Nam dengan sapu tangan, sedangkan Doan ditugaskan menyuntikkan sesuatu kepada Kim Jong Nam.

Untuk aksinya ini Siti Aisyah dibayar 100 dollar AS.

Kim Jong Nam (45) diduga dibunuh oleh kedua perempuan dengan menyemprotkan zat beracun ke wajah di aula keberangkatan di Bandara Internasional Kuala Lumpur sekitar pukul 09.00 pagi, saat dia hendak terbang menuju Macau. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Siti Aisyah, Biang Kerok Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

Sosok Siti Aisyah, Biang Kerok Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

News | Sabtu, 19 November 2022 | 18:11 WIB

Tuntut Permintaan Maaf, Sejumlah Massa Geruduk Kedubes India

Tuntut Permintaan Maaf, Sejumlah Massa Geruduk Kedubes India

Foto | Jum'at, 10 Juni 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB