Warga Kota Bandung Bisa Bayar Listrik Pakai Sampah, Caranya?

Siswanto Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2017 | 11:35 WIB
Warga Kota Bandung Bisa Bayar Listrik Pakai Sampah, Caranya?
Petugas membersihkan sampah pada aliran Sungai Ciliwung yang menyumbat di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Sabtu (18/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Warga Kota Bandung, Jawa Barat, kini bisa membayar listrik menggunakan sampah lewat Bank Sampah Induk Kota Bandung.

"Jadi dari warga itu, warga punya tabungan bank sampah, dari tabungan itu uangnya bisa digunakan untuk membeli token listrik. Di sini ada jual token listrik. Jadi setidaknya masyarakat terbantu bayar listriknya dengan sampah yang dikumpulkan," kata General Manager PT. PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana di Bandung dikutip dari Antara, Selasa (21/2/2017).

Warga yang ingin membayar listrik menggunakan sampah hanya perlu membawa sampah ke bank sampah.

Sampah yang mereka kumpulkan kemudian akan ditimbang, lalu nilai uangnya dihitung dan dimasukkan ke rekening bank sampah milik mereka.

Hasil penjualan sampah tersebut, kata Iwan, bisa langsung digunakan untuk membayar listrik atau ditukarkan dengan token untuk membayar listrik.

"Mekanismenya seperti itu, cukup mudah, cukup nabung sampah, biaya listrik sudah terbayar," katanya.

Ia berharap program pembayaran listrik dengan sampah bisa memacu semangat warga untuk lebih giat mengumpulkan sampah di lingkungannya dan peduli lingkungan sekitar.

"PLN berharap Bank Sampah Induk Kota Bandung akan berkembang menjadi bank sampah profesional dan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah yang kompleks," ujar dia.

Sejak tahun 2014, PLN aktif membantu dan membina Bank Sampah yang dahulu berlokasi di Jalan Tubagus Ismail, awalnya dengan memberikan satu unit motor roda tiga untuk mengangkut sampah dari bank sampah unit ke bank sampah induk.

Tahun 2016, PLN menyediakan lahan sewa dan dana untuk renovasi aset PLN serta pengembangan operasional bank sampah.

Bangunan Bank Sampah Induk Kota Bandung di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 752 dulunya bangunan gardu tidak terpakai, yang pemanfaatannya kemudian diserahkan kepada Yayasan Hijau Lestari selaku pengelola bank sampah.

Pada peresmian Bank Sampah Induk Kota Bandung, PLN juga memberikan bantuan Rp500 juta untuk pembangunan kantor, ecomart dan gudang serta penguatan manajemen operasional bank sampah.

Ketua Bank Sampah Hijau Lestari Elis Solihat mengatakan bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana bank sampah dari PLN akan menjadi energi positif dalam upaya pemasyarakatan bank sampah.

Bank Sampah Induk Bandung dikembangkan dari Bank Sampah Hijau Lestari, yang sekarang sudah memiliki 131 unit bank sampah di 54 kelurahan di Kota Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI