Cari Racun Pembunuh Kim Jong Nam, Malaysia Lakukan Ini

Ardi Mandiri

Minggu, 26 Februari 2017 | 06:31 WIB
Cari Racun Pembunuh Kim Jong Nam, Malaysia Lakukan Ini
Cuplikan tayangan CCTV menunjukkan Kim Jong Nam (mengenakan setelan abu-abu) sedang berbicara dengan petugas Bandaran Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu (AFP/Fuji TV).

Suara.com - Malaysia akan menyisir salah satu terminal bandara internasional Kuala Lumpur untuk mencari kemungkinan keberadaan bahan kimia beracun setelah Kim Jong Nam dibunuh di lokasi tersebut menggunakan racun saraf pada pekan lalu.

Sementara itu, pihak berwenang mengatakan mereka akan mengeluarkan perintah penahanan jika seorang diplomat Korea Utara yang dicurigai terkait pembunuhan itu tidak memenuhi panggilan.

Kim Jong Nam dibunuh pada 13 Februari di terminal penerbangan murah di bandara utama Kuala Lumpur dengan racun saraf jenis VX.

VX adalah suatu bahan kimia yang digolongkan Perserikatan Bangsa-bangsa sebagai salah satu senjata pemusnah massal.

Tim forensik kepolisian, departemen penanggulangan kebakaran serta Badan Perizinan Energi Atom akan melaksanakan penyisiran di bandara, kata kepolisian Malaysia dalam suatu pernyataan, Sabtu.

Penyapuan akan dilakukan mulai pukul 01.00 pada 26 Februari waktu setempat, kata kepolisian.

Terminal bandara tidak akan ditutup, namun wilayah-wilayah penyisiran akan dikelilingi pembatas, kata seorang pejabat kepolisian kepada Reuters.

VX merupakan salah satu senjata kimia paling mematikan yang diciptakan oleh manusia, kata sejumlah pakar. Hanya 10 miligram atau satu tetes racun kimia itu sudah bisa membunuh seseorang dalam waktu beberapa menit saja.

Kim Jong Nam sedang menunggu di terminal keberangkatan ketika ia diserang oleh dua orang yang memercikkan cairan ke wajahnya. Ia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kepolisian Malaysia pada Jumat mengatakan salah satu dari perempuan itu terkena dampak VX dan mengalami muntah-muntah.

Kedua perempuan, satu warga Indonesia dan satu Vietnam, telah ditahan, demikian pula dengan seorang pria Korea Utara.

Tujuh warga Korut lainnya telah dinyatakan sebagai tersangka atau diburu untuk diperiksa.

Kepolisian Malaysia juga sedang menyisir lokasi-lokasi lainnya di Kuala Lumpur yang kemungkinan pernah didatangi para tersangka.

Kepala Kepolisian Negara Bagian Selangor, Abdul Samah Mat, sebelumnya mengatakan pada Sabtu bahwa pihak berwenang telah menggerebek satu apartemen di daerah permukiman kalangan menengah-atas di pinggiran Kuala Lumpur pekan ini terkait pembunuhan tersebut.

Pihak berwenang juga memeriksa kemungkinan jejak-jejak bahan kimia di apartemen itu.

Samah mengatakan pihak berwenang telah berencana memeriksa seorang diplomat di Kedutaan Besar Korea Utara terkait pembunuhan Kim Jong Nam.

Diplomat tersebut, Sekretaris II Hyon Kwang Song (44 tahun) belum memenuhi panggilan.

Hyon merupakan salah satu dari tujuh warga Korut yang diincar dalam penyelidikan kasus tersebut.

Samah mengatakan jika sang diplomat tidak mau bekerja sama, kepolisian akan mengeluarkan surat perintah pemanggilan berdasarkan hukum Malaysia. Berdasarkan surat itu, Hyon harus menghadap tim penyelidik.

"Dan kalau dia tidak muncul setelah menerima surat (panggilan) itu, kami akan melangkah ke tahap berikutnya dengan mengupayakan surat perintah penangkapan dari pengadilan," ujarnya kepada para wartawan.

Belum ada kejelasan soal apakah pejabat kedutaan itu bisa ditahan mengingat ia memiliki kekebalan diplomatik, seperti yang dikatakan kepolisian.

Empat orang tersangka diyakini sudah kabur ke Korea Utara sementara dua lainnya masih berada di Malaysia.

Keberadaan satu warga Korut lainnya bernama Ri Ji U belum diketahui, kata Samah. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Gejalanya Bila Terpapar Racun VX

Begini Gejalanya Bila Terpapar Racun VX

Health | Sabtu, 25 Februari 2017 | 15:40 WIB

Sidik Jari Siti Aisyah Dikirim ke Jakarta

Sidik Jari Siti Aisyah Dikirim ke Jakarta

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 14:49 WIB

Terkini

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:53 WIB

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×