ISIS Diduga Serang Kota Mosul dengan 'Senjata Kimia'

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 04 Maret 2017 | 04:57 WIB
ISIS Diduga Serang Kota Mosul dengan 'Senjata Kimia'
Ilustrasi serangan senjata kimia. [AFP]

Suara.com - Dua belas warga sipil terluka di Mosul akibat serangan senjata kimia yang merupakan pertama kalinya terjadi dalam pertempuran untuk kubu ISIS.

Seorang dokter dari Palang Merah Internasional (ICRC), berbasis di dekat Irbil, mengonfirmasikan insiden itu kepada BBC. Seorang anak 11 tahun, menjadi korban, bermasalah pada bagian pernapasan dan kulit. Orang tua dan bayi pun tidak luput menjadi korban serangan kimia ini.

Dokter ICRC mengatakan, zat yang digunakan masih belum diketahui. Tapi diperkirakan merupakan serangan zat kimia.

Korban cedera disebabkan dalam dua insiden terpisah, yakni ketika mortir menghantam di Mosul timur dan korban mengeluh ada bau busuk kimia.

"Dari keluhan para korban diperkirakan merupakan akibat dari serangan bahan kimia," kata direktur ICRC Timur Tengah Robert Mardini.

Luka-luka yang didapat mereka meliputi lecet, kemerahan di mata, iritasi, muntah dan batuk.

"Penggunaan senjata kimia dilarang berdasarkan hukum internasional," tambahnya.

Belum diketahui siapa yang harus disalahkan atas serangan itu. Namun mortir dari Mosul barat, tampaknya masih dipegang oleh Negara Islam (ISIS).

Telah lama ISIS diduga membuat dan menggunakan senjata kimia di wilayah Irak dan tetangga Suriah. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan itu dan bekerja dengan ICRC untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Sementara itu, serangan ini dicatat sebagai yang pertama kalinya menggunakan senjata kimia dalam pertempuran terhadap Mosul. Namun, ISIS bukan satu-satunya aktor yang bisa dituduh menggunakan senjata kimia. Pasalnya, pemerintah Suriah diduga kerap berada di balik sejumlah serangan gas klorin terhadap warga sipil dalam perang sipil selama enam tahun di negara itu. Penggunaan klorin sebagai senjata dilarang di bawah 1997 Konvensi Senjata Kimia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militer Rusia-Suriah Pukul Mundur ISIS dari Palmyra

Militer Rusia-Suriah Pukul Mundur ISIS dari Palmyra

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 14:33 WIB

ISIS Asal Uighur Ancam Jadikan Cina Lautan Darah

ISIS Asal Uighur Ancam Jadikan Cina Lautan Darah

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 14:21 WIB

Taiwan Usir Pulang TKW yang Dituding Bergabung dengan ISIS

Taiwan Usir Pulang TKW yang Dituding Bergabung dengan ISIS

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 14:30 WIB

2.000 Milisi ISIS Hadang Pasukan Irak di Mosul

2.000 Milisi ISIS Hadang Pasukan Irak di Mosul

News | Senin, 20 Februari 2017 | 19:29 WIB

Penyerbuan ISIS, 350.000 Anak-anak Terjebak di Mosul

Penyerbuan ISIS, 350.000 Anak-anak Terjebak di Mosul

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 17:51 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB