SBY Tak Ikut Rapat Demokrat, Mubarok: Ada Panggilan Lain

Senin, 06 Maret 2017 | 16:31 WIB
SBY Tak Ikut Rapat Demokrat, Mubarok: Ada Panggilan Lain
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, saat menyampaikan pidato dalam dies natalis Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017) malam [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Saat ini, sekitar jam 16.39 WIB, para petinggi Partai Demokrat sedang berkumpul di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, nomor 41, Jakarta Pusat. Mereka sedang rapat pleno pengurus harian yang salah satu agendanya kabarnya untuk memutuskan sikap partai di pilkada Jakarta putaran kedua.

Tapi, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak ikut menghadiri rapat pleno harian.

"Pak SBY tidak hadir, ada panggilan lain," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok yang ketika dihubungi Suara.com sedang mengikuti rapat.

Kehadiran Yudhoyono, kata Mubarok, diwakili oleh seluruh wakil ketua umum Partai Demokrat.

"Waketum datang semua," kata Mubarok.

Namun, ketika ditanya agenda lain apa yang lebih penting dari rapat pleno hari ini sehingga membuat Yudhoyono tidak hadir, Mubarok mengatakan belum bisa bicara banyak karena sekarang sedang rapat.

Wakil ketua umum demokrat terdiri dari Sjarifuddin Hasan, Roy Suryo Notodiprojo, Djoko Udjianto, Nurhayati Ali Assegaf, Cornel Simbolon, dan Mohammad Jafar Hafsah.

Para sekretaris jenderal, di antaranya Hinca Pandjaitan juga hadir.

Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono juga hadir.

Setelah kekalahan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni di pilkada Jakarta putaran pertama, keputusan Yudhoyono di pilkada putaran kedua ditunggu-tunggu. Apakah Yudhoyono akan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat atau Anies Baswedan-Sandiaga Uno?

"Yang pasti bukan Ahok," kata Mubarok sebelum rapat tadi.

Mubarok menambahkan kalau nanti Yudhoyono tidak mengumumkan secara resmi mendukung pasangan Anies-Sandiaga, Yudhoyono mungkin akan menyatakan Partai Deokrat bersikap netral di pilkada Jakarta putaran kedua.

"Pasti bukan Ahok. Kalau toh tidak menyebut Anies. paling tidak mengatakan netral. Yang pasti pasti bukan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI