Awal Kasus Pemerkosaan Dukun Cabul Cilandak Terungkap

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 09 Maret 2017 | 14:23 WIB
Awal Kasus Pemerkosaan Dukun Cabul Cilandak Terungkap
Ilustrasi tindakan asusila, pemerkosaan. [Shutterstock]

Suara.com - Maryati, pemilik rumah menceritakan awal ketika pekerja rumah tangga (PRT) berinisial K menjadi korban dugaan pemerkosaan yang dilakukan M Ramli (67). Ramli adalah pengontrak kamar atas rumahnya.

Kata dia, mulanya K sempat tak masuk kerja karena mengaku sakit maag. Namun, ketika dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa, Khodijah dinyatakan hamil.

"Awalnya ngaku maag, katanya udah parah. Nggak masuk kerja hampir satu bulan. Terus saya tengokin, kok sakit maag gitu. Saya juga yang bawa ke Puskesmas. Pas dari puskesmas terus dirujuk ke rumah sakit Pasar Minggu. Terus di sana diperiksa dokter sama di USG," kata Maryati kepada Suara.com di kediamannya Jalan Andara 1 Nomor 39, RT 2, RW 3, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2017).

Usai diperiksa di rumah sakit di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, K mengaku dihamili oleh Ramli yang mengaku sebagai dukun.

"Terus saya tanya siapa yang hamili kamu. Dia (K) bilang bapak Ramli yang di atas," kata dia.

Awalnya, K mengaku meminta pertolongan pelaku agar bisa mendapatkan jodoh. Dia juga mengaku tidak tahu apabila Ramli adalah dukun yang bisa mengobati berbagai penyakit.

"Kata si Dijah sih bilang mau dicariin jodoh gitu. Nggak tahu, saya nggak ngerti," kata dia.

Tak hanya K. seorang perempuan bernama Ida Kermadi, yang juga mengontrak di rumah milik Maryati juga hampir mengalami pemerkosaan. Dia hanya mengalami pelecehan seksual.

"(Ida) yang ngontrak di atas juga jadi korban. Kan ada dua kamar tuh. Dia juga hampir (perkosa), tapi untungnya ngalawan, nggak mau," katanya.

Maryati juga memperoleh pengakuan dari Ida yang diduga menjadi korbam pencabulan. Pasalnya, K yang mengalami keterbelakangan mental dan tidak bisa menjelaskan secara jelas peristiwa yang dialaminya.

"Saya juga taunya dari dia, Bu Ida bisa ngomong. K kan ngomomgnya agak gitu, nggak kaya orang normal," katanya.

Kata dia, hingga kini pihak yang tahu apabila profesi Ramli sebagai paranormal hanya kedua korban.

"Saya nggak tahu kalau Pak Ramli itu dukun. Jadi yang tau Dijah sama Ida aja," kata dia.

Ida termakan akal bulus Ramli yang menjadi dukun palsu. Ida yang sehari-hari berdagang pakaian itu meminta kepada Ramli agar usaha yang digelutinya laris.

"Si Ida itu kan jualan pakaian, biar laris gitu. Minta dibantu dagangannya biar laris. Itu kak Idanya ngomong," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Enteng Jodoh, Perempuan 29 Tahun Diperkosa Dukun

Mau Enteng Jodoh, Perempuan 29 Tahun Diperkosa Dukun

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 19:21 WIB

Mayat Wanita Ditemukan Tersangkut di Sebilah Bambu Kali Cisaat

Mayat Wanita Ditemukan Tersangkut di Sebilah Bambu Kali Cisaat

News | Senin, 06 Maret 2017 | 17:36 WIB

Abis Lakukan Tindakan Asusila di Hotel, Remaja SMA Ini Diringkus

Abis Lakukan Tindakan Asusila di Hotel, Remaja SMA Ini Diringkus

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 01:14 WIB

Pemerkosa Anak Kandung Dituntut 15 Tahun Penjara

Pemerkosa Anak Kandung Dituntut 15 Tahun Penjara

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 04:25 WIB

Perkosa Anak Kandung Selama 2 Tahun, Pelaku Divonis 12 Tahun

Perkosa Anak Kandung Selama 2 Tahun, Pelaku Divonis 12 Tahun

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 01:45 WIB

Polisi Perkosa Pemuda, Ratusan Warga Paris Turun ke Jalan

Polisi Perkosa Pemuda, Ratusan Warga Paris Turun ke Jalan

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 16:53 WIB

Tiga Lelaki Tayangkan Pemerkosaan di Facebook Live

Tiga Lelaki Tayangkan Pemerkosaan di Facebook Live

Video | Kamis, 26 Januari 2017 | 17:56 WIB

Tiga Lelaki Ditahan Setelah Siarkan Pemerkosaan di Facebook Live

Tiga Lelaki Ditahan Setelah Siarkan Pemerkosaan di Facebook Live

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 08:12 WIB

Penjahit Target Perkosa 600 Anak Gadis Berusia 7 Tahun

Penjahit Target Perkosa 600 Anak Gadis Berusia 7 Tahun

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 10:37 WIB

LBH APIK Desak  RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas

LBH APIK Desak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 15:07 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB