Dilaporkan ke KPK, Anies: Apa karena Kami Masuk Putaran Kedua?

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2017 | 16:38 WIB
Dilaporkan ke KPK, Anies: Apa karena Kami Masuk Putaran Kedua?
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan, tengah diwawancarai awak media di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Dua hari belakangan, calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno berturut-turut dilaporkan kepada polisi. Anies menganggap hal itu sebagai hal yang wajar. Dia menduga terjadi karena elektabilitasnya semakin tinggi mendekati pilkada Jakarta putaran kedua.

"Gampang (melaporkan). Apa karena kami masuk putaran kedua? Angkanya makin tinggi, dan itu (laporan) bisa muncul. Kami akan fokus pada program," kata Anies di Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

Kamis (9/3/2017) malam, Anies dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi oleh Direktur Eksekutif Government Againts Corruption dan Discrimination Andar Mangatas Situmorang atas kasus dugaan penyimpangan dana sebesar Rp146 miliar ketika memberangkatkan rombongan penulis, sastrawan, serta staf Indonesia ke Frankfurt Book Fair tahun 2015. Kegiatan tersebut terjadi ketika Anies menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, Anies juga dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta atas dugaan pelanggaran kampanye karena mengatakan akan mengadopsi program yang pernah ditawarkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tentang anggaran Rp1 miliar per rukun warga.

Pelapor yang mengatasnamakan Tim Advokat Jakarta Bersih menduga Anies telah melakukan kampanye politik uang. Dijelaskan, dalam satu ungkapan, Anies mengatakan akan mengadopsi program Agus-Sylvi Rp1 miliar per RW namun dengan konsep yang berbeda. Anies mengatakan, program tersebut tidak melulu Rp1 miliar per RW, bahkan bisa lebih dari itu, bisa mencapai Rp3 miliar per RW. Tergatung kebutuhan setiap RW yang ada di Jakarta.

Sedangkan Sandiaga mendapat surat panggilan dari Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, atas kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik atau fitnah terhadap stafnya bernama Dini Indrawati. Dia akan diperiksa sebagai saksi atas kasus yang terjadi pada 7 November 2013.

Anies sudah memprediksi kasus-kasus semacam akan bermunculan menjelang pilkada. Anies menganggapnya sebagai dinamika politik dan lucu-lucuan.

"Menjadi calon gubernur adalah bicara warga jakarta. Bukan pribadi tapi warga. Kami akan konsen terus pada program, lapangan pekerjaan, pendidikan, ikhtiar kita adalah memenuhi keinginan warga Jakarta," tutur Anies.

"Ada macem-macam cobaan, waktunya unik, kejadiannya kapan laporannya kapan. Warga Jakarta bisa menilai dengan objektif. Jangan kaget kalau ini muncul lagi," Anies menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:36 WIB

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Kotak Suara | Sabtu, 07 Desember 2024 | 19:27 WIB

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Video | Rabu, 27 November 2024 | 16:00 WIB

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 16:10 WIB

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 14:47 WIB

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 14:46 WIB

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Foto | Kamis, 14 November 2024 | 12:58 WIB

Makan Masakan Padang Bareng Prabowo, Ridwan Kamil Dapat Wejangan Khusus Pilkada DKI

Makan Masakan Padang Bareng Prabowo, Ridwan Kamil Dapat Wejangan Khusus Pilkada DKI

Kotak Suara | Kamis, 31 Oktober 2024 | 22:25 WIB

Pengalaman 10 Tahun Jadi Anak Buah Jokowi, Pramono Nyatakan Siap Diserang di Debat Kedua Malam Ini

Pengalaman 10 Tahun Jadi Anak Buah Jokowi, Pramono Nyatakan Siap Diserang di Debat Kedua Malam Ini

Kotak Suara | Minggu, 27 Oktober 2024 | 18:57 WIB

Terkini

15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS

15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:53 WIB

Dilema Skincare dan Sembako: Jeritan Buruh Perempuan Cirebon Tagih Kesejahteraan di Ibu Kota

Dilema Skincare dan Sembako: Jeritan Buruh Perempuan Cirebon Tagih Kesejahteraan di Ibu Kota

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:52 WIB

Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK

Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:44 WIB

Audiensi dengan Serikat Pekerja, Dasco Minta Buruh Segera Siapkan Materi Isi UU Ketenagakerjaan

Audiensi dengan Serikat Pekerja, Dasco Minta Buruh Segera Siapkan Materi Isi UU Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:36 WIB

DPR Buka Ruang untuk Buruh Susun UU Ketenagakerjaan, Target Rampung 2026

DPR Buka Ruang untuk Buruh Susun UU Ketenagakerjaan, Target Rampung 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:29 WIB

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:24 WIB

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:20 WIB

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:08 WIB

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:58 WIB

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:51 WIB