Ternyata, Jenazah Kim Jong Nam Dikenali Lewat Tahi Lalat

Ruben Setiawan

Minggu, 12 Maret 2017 | 06:01 WIB
Ternyata, Jenazah Kim Jong Nam Dikenali Lewat Tahi Lalat
Kim Jong Nam dan Kim Jong Un (AFP)

Suara.com - Jenazah Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, ternyata dikenali lewat sejumlah tahi lalat yang ada di wajahnya. Lansiran Dailymail, mengutip New Strait Times, jenazah Kim Jong Nam dapat diidentifikasi berkat sejumlah tahi lalat di wajah dan posisinya.

Selain tahi lalat, lelaki yang menggunakan nama Kim Chol untuk bepergian itu, juga dapat dikenali lewat tato besar yang ada di perutnya. Tato tersebut menampilkan seorang lelaki berkarakter wajah oriental sedang memancing ikan.

Selain itu, ada pula kecocokan sidik jari, meski tidak diketahui bagaimana cara pihak forensik mencocokkan sidik Kim Jong Nam. Catatan sebagian susunan gigi juga berperan penting dalam proses identifikasi.

Sebelumnya, otoritas Malaysia mengatakan pihaknya butuh sampel DNA untuk dicocokkan dengan DNA korban. Namun, sampel yang dibutuhkan tak kunjung datang dari pihak keluarga korban.

New Straits Times menyebut, tahi lalat di wajah Kim Jong Nam dibandingkan dengan tahi lalat yang terlihat dalam sejumlah fotonya. Salah satu foto tersebut dipampang dalam sampul buku ‘My Father Kim Jong-Il’ yang ditulis jurnalis Yji Gomi dan dirilis pada tahun 2012.

Pada sampul itu, tampak foto Kim Jong Nam dengan wajah dihiasi sejumlah tahu lalat. Proses identifikasinya dijelaskan sebagai berikut: “Jika tahi lalat A contohnya, terletak 2 milimeter dari lubang hidung kirinya, atau tahi lalat B serta lainny cocok dengan sampel yang ada, maka itu adalah satu temuan.

Otoritas Kotea Utara membantah jenazah tersebut sebagai kakak tiri Kim Jong Nam. Mereka bersikeras  bajwa korban hanyalah warga biasa yang bernama Kim Chol, sesuai dengan nama dalam paspor yang ia pakai.

Pemerintah Korea Utara juga menolak memberi informasi soal lelaki yang mereka beri nama Kim Chol itu. Mereka hanya mendesak agar jenazah yang bersangkutan dikembalikan kepada kerabat. Namun, belum ada pihak kerabat korban yang menghubungi otoritas Malaysia.

Kim Jong Nam diduga dibunuh dengan racun VX, sejenis senjata pemusnah massal. Racun VX dipercaya terdapat pada cairan yang dibalurkan dua perempuan, Doan Thi Houng (Vietnam), dan Siti Aisyah (Indonesia) ke wajahnya. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×