Susah Buang Air, Tiga Murid SD Ternyata Korban Asusila Sang Guru

Reza Gunadha

Selasa, 21 Maret 2017 | 15:03 WIB
Susah Buang Air, Tiga Murid SD Ternyata Korban Asusila Sang Guru
Ilustrasi anak korban pelecehan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Seorang pria yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, mengakui melakukan perbuatan asusila terhadap tiga muridnya yang masih di bawah umur.

Kasus yang melibatkan guru berinisial MU (54) sebagai pelakunya ini, merupakan perkara ketujuh yang terjadi di Sambas selama tiga bulan pertama tahun 2017.

Kepala Kepolisian Sektor Sambas Ajun Komisaris Agus Riyanto mengungkapkan, MU melakukan aksinya dalam kurun Januari hingga Februari. Namun, kasus itu baru terungkap Senin (13/3/2017) pekan lalu.

“Tersangka sudah kami ringkus. Korbannya sementara ini ada tiga anak berinisial UP (8), MN (7), dan MT (7). Ketiganya berjenis kelamin perempuan, dan duduk di bangku kelas satu SD. Tidak tertutup kemungkinan ada korban baru, kami tengah menyelidiki,”tutur Agus, Selasa (21/3).

Kasus ini terungkap ketika MT mengeluh kepada orangtuanya karena merasakan sakit di area vital saat hendak buang air kecil. Setelah ditanya, bocah itu jujur menuturkan perilaku sang guru.

KSF, orang tua MT, lantas melaporkan pengakuan buah hatinya ke Polsek Sambas, Senin (13/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Selang sehari, Rabu (15/3), polisi mendatangi MU dan membawanya ke Kantor Desa Sempalai untuk dimintakan keterangan.

Ketika diinterogasi di kantor desa itu, MU mengakui perbuatannya. Ia mengungkapkan, mencabuli murid-muridnya di salah satu ruang kelas saat memberikan bimbingan belajar “khusus”.

Namun, MU membantah dirinya seorang pedofilia karena hubungan rumah tangganya bersama sang instri tidak bermasalah.

baca juga

Wakil Bupati Sambas Hairiah mengutuk tindakan MU tersebut.

"Saya mengutuk keras aksi guru tak beradab dan tidak bermoral itu. Seorang pendidik yang seharusnya memberikan perlindungan terhadap anak, justru berbuat sebaliknya," ujar Hairiah.

Hairiah mengkhawatirkan tindakan bejat yang dilakukan MU tersebut memakan korban lebih dari tiga orang.

"Bisa saja masih ada korban lain, karena tersangka sebagai guru yang selalu berinteraksi dengan muridnya, sehingga memunyai peluang yang cukup luas untuk melakukan niat jahatnya. Tapi, saya berharap, tidak lagi ada korban,” tandasnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Jokowi Pilih Bangun Mobile Power Plant

Ini Alasan Jokowi Pilih Bangun Mobile Power Plant

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 19:23 WIB

Bansos PKH Non Tunai Jangkau Perbatasan RI - Malaysia

Bansos PKH Non Tunai Jangkau Perbatasan RI - Malaysia

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:21 WIB

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Mempawah Kalbar

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Mempawah Kalbar

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:06 WIB

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:04 WIB

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 14:23 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pos Lintas Batas Negara di Sambas

Presiden Jokowi Resmikan Pos Lintas Batas Negara di Sambas

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 09:20 WIB

Terkini

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:21 WIB

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:20 WIB

Houthi Targetkan Warga Sipil di Riyadh dan 4 Kota Lain, Arab Saudi Siapkan Balasan Mengerikan

Houthi Targetkan Warga Sipil di Riyadh dan 4 Kota Lain, Arab Saudi Siapkan Balasan Mengerikan

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:18 WIB

Kemenhaj Periksa 19 Saksi Terkait Dugaan Manipulasi Nomor Porsi Haji di Jatim

Kemenhaj Periksa 19 Saksi Terkait Dugaan Manipulasi Nomor Porsi Haji di Jatim

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:15 WIB

8 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Selalu Pertanda Buruk?

8 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Selalu Pertanda Buruk?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Mengunci Kelembapan Ekstra pada Kulit Lansia tanpa Memicu Gatal

8 Cara Mengunci Kelembapan Ekstra pada Kulit Lansia tanpa Memicu Gatal

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 11:09 WIB

Komandan Elite Houthi Tewas dalam Serangan Udara, Selat Bab el-Mandeb Jadi Medan Panas

Komandan Elite Houthi Tewas dalam Serangan Udara, Selat Bab el-Mandeb Jadi Medan Panas

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:07 WIB

KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan Lintas Bogor Mulai Senin

KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan Lintas Bogor Mulai Senin

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:56 WIB

Houthi Serang Arab Saudi, Selat Bab el-Mandeb Terancam, Pakar: Bahaya bagi Jalur Dagang Asia-Eropa

Houthi Serang Arab Saudi, Selat Bab el-Mandeb Terancam, Pakar: Bahaya bagi Jalur Dagang Asia-Eropa

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 10:56 WIB

Review Drama As You Stood By, Ketika Hukum Gagal Melindungi Korban KDRT

Review Drama As You Stood By, Ketika Hukum Gagal Melindungi Korban KDRT

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:55 WIB

×