Erdogan Bersikeras Juluki Pemimpin Eropa Sebagai "Nazi"

Yazir Farouk

Jum'at, 24 Maret 2017 | 07:12 WIB
Erdogan Bersikeras Juluki Pemimpin Eropa Sebagai "Nazi"
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. [AFP]

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak akan menarik ucapannya, yakni menjuluki para pemimpin Eropa sebagai Nazi selama mereka menyebut dirinya diktator. Pernyataan ini disampaikan Erdogan dalam wawancara dengan stasiun televisi CNN Turk dan Kanal D pada Kamis (23/3/2017).

"Bagaimana bisa, Anda berhak memanggil Erdogan seorang 'diktator' tapi Erdogan tidak berhak memanggil Anda 'fasis' dan 'Nazi'?," katanya dilansir dari laman AFP.

Hubungan Turki dan Eropa tegang sejak beberapa menteri pemerintahan Erdogan dilarang masuk ke Eropa untuk mencari dukungan terhadap Erdogan dalam referendum bulan depan. Ankara menyebut prilaku seperti itu mengingatkan dirinya terhadap Nazi Jerman.

Erdogan juga menilai sikap tersebut cerminan dari rasisme dan islamophobia.

Pada Senin lalu, Jerman menyatakan tak terima Erdogan menyebut Kanselir Angela Merkel telah menggunakan cara Nazi. Kendati begitu, Jerman mengeluarkan sinyalemen tak ingin menambah eskalasi permusuhan dengan Turki.

Erdogan yang juga bersikap sama kepada Belanda rupanya tak puas dengan upaya pemerintah Jerman.

"Mereka menuduh saya, lalu menyebut Erdogan sebagai seorang diktator. Jadi saya akan terus menyebut mereka seperti selama ini," ujar Erdogan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Turki: Eropa Mengadu Domba 'Bulan Sabit' dan 'Salib'

Presiden Turki: Eropa Mengadu Domba 'Bulan Sabit' dan 'Salib'

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 10:36 WIB

Tegang, Turki Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Belanda

Tegang, Turki Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Belanda

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 05:12 WIB

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:41 WIB

Turki Gelar Referendum Kekuasaan 16 April

Turki Gelar Referendum Kekuasaan 16 April

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 05:41 WIB

Diduga Hina Presiden Erdogan, Perempuan Kanada Ditangkap

Diduga Hina Presiden Erdogan, Perempuan Kanada Ditangkap

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 09:59 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×