'Sel Teroris Banten' Ingin Buat Kamp Latihan Militer di Halmahera

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 24 Maret 2017 | 17:06 WIB
'Sel Teroris Banten' Ingin Buat Kamp Latihan Militer di Halmahera
Jenazah terduga teroris yang tewas saat terjadi baku tembak dengan petugas Densus 88 anti teror di Kelurahan Kepuh Kecamatan Ciwandan, Cilegon, Banten, Kamis (23/3).

Suara.com - Delapan terduga teroris yang sukses diringkus Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) di dua wilayah berbeda, Rabu (22/3/2017), diyakini hendak membuat kamp pelatihan militer di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengungkapkan, kedelapan orang tersebut terindikasi membeli persenjataan dan salah satunya pernah mengikuti pelatihan militer di kelompok teroris Filipina selatan.

"Kelompok ini rencana akan membuat lokasi pelatihan di wilayah Halmahera. Ada dari kelompok ini (sudah) melakukan pelatihan di Filipina. Kelompok ini memang terhubung langsung dengan jaringan di Filipina selatan," kata Martinus di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017).

Ia mengungkapkan, teroris “sel Banten” ini pernah bertukar informasi, membeli senjata, serta berlatih strategi militer kelompok teroris di Filipina.

Meski demikian, Martinus belum mendapatkan informasi secara detil alasan kelompok itu memilih Halmahera sebagai kamp latihan militer.

“Densus 88 akan mendalami dan melakukan pengecekan apakah tempat pelatihan militer di Halmahera sudah ada atau belum,” terangnya.

Untuk diketahui, Densus 88 Antiteror menangkap delapan orang terduga teroris dari wilayah Banten dan Jawa Barat. Mereka adalah satu kelompok jaringan teroris yakni berinisial SM (45), BEP (37), AJ, M, AS, IP, AM dan satu terduga berinisial NK tewas ditembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donatur Aksi Teror Bom Thamrin 2016 Akhirnya Berhasil Diringkus

Donatur Aksi Teror Bom Thamrin 2016 Akhirnya Berhasil Diringkus

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 16:19 WIB

Sehari, Densus 88 Ringkus 8 Terduga Teroris di Dua Wilayah

Sehari, Densus 88 Ringkus 8 Terduga Teroris di Dua Wilayah

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 14:22 WIB

Sosok Khalid Masood, Tersangka Teroris Penyerang Parlemen Inggris

Sosok Khalid Masood, Tersangka Teroris Penyerang Parlemen Inggris

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 02:14 WIB

Polisi Geledah Rumah Istri Tersangka Teroris Cilegon

Polisi Geledah Rumah Istri Tersangka Teroris Cilegon

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 01:12 WIB

Jenazah Terduga Teroris Cilegon Tiba di RS Polri

Jenazah Terduga Teroris Cilegon Tiba di RS Polri

Foto | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:31 WIB

Jurnalis DailyMail Jadi Saksi: Teroris Itu Mati Usai 3 Kali Didor

Jurnalis DailyMail Jadi Saksi: Teroris Itu Mati Usai 3 Kali Didor

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 13:24 WIB

PM Inggris Sebut Pelaku Serangan di Parlemen Sakit dan Bejat

PM Inggris Sebut Pelaku Serangan di Parlemen Sakit dan Bejat

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 06:35 WIB

Inggris Tetapkan Siaga Keamanan Paling Tinggi

Inggris Tetapkan Siaga Keamanan Paling Tinggi

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 05:13 WIB

Merkel: Jerman dan Inggris Berdiri Bersama Perang dengan Teroris

Merkel: Jerman dan Inggris Berdiri Bersama Perang dengan Teroris

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 04:58 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:25 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB