AS Akui Serangan Udaranya di Mosul Tewaskan Puluhan Sipil

Tomi Tresnady

Minggu, 26 Maret 2017 | 08:32 WIB
AS Akui Serangan Udaranya di Mosul Tewaskan Puluhan Sipil
Pejuang Houthi meneriakkan slogan saat berada di Sanaa untuk memerangi pasukan pro-pemerintah several di beberapa kota di Yaman, pada 3 Januari 2017. [APF]

Suara.com - Pihak militer Amerika Serikat, pada hari Sabtu (25/3/2017), mengakui bahwa pesawat tempurnya telah menjatuhkan bom di area kekuasan kelompok bersenjata ISIS di kota Mosul, Irak.

Menurut keterangan saksi dan pejabat setempat, puluhan warga sipil tewas oleh serangan AS tersebut.

Insiden itu terjadi pada 17 Maret, namun apa yang sebenarnya terjadi masih belum jelas mengingat ISIS masih menguasai tempat kejadian perkara.

Pemerintah Irak untuk sementara menghentikan operasi pembebasan wilayah barat Mosul pada Sabtu dengan alasan tingginya korban sipil, demikian keterangan juru bicara pasukan Irak, dalam kebijakan yang nampak sebagai respon terhadap insiden 17 Maret itu.

PBB juga telah menyatakan keprihatinan mendalam dan mengaku "terguncang oleh banyaknya korban tewas," Laporan awal dari warga dan pejabat Irak pada pekan lalu menunjukkan bahwa puluhan orang telah tewas dan terluka di distrik al-Jadidah, Mosul, setelah pesawat Amerika Serikat menjatuhkan bom di area itu.

Pusat Komando Amerika Serikat, yang mengepalai operasi militer di Timur Tengah, mengakui bahwa pihaknya telah melakukan serangan yang menarget anggota dan gudang persenjataan ISIS "di lokasi yang diduga terdapat korban sipil." Pusat Komando kini tengah menyelidiki fakta untuk memvalidasi laporan korban sipil.

Sejumlah laporan mengenai jumlah korban hingga kini masih simpang siur. Namun demikian, Brigadir Mohammed al-Jawari pada Kamis lalu memberi keterangan bahwa pihaknya telah menemukan 40 mayat dari sejumlah bangunan yang hancur.

Penyebab hancurnya bangunan-bangunan itu masih belum jelas. Namun dua orang saksi mengatakan bahwa serangan udara dari Amerika Serikat telah meledakkan sebuah truk ISIS yang penuh dengan bahan peledak.

Kepala parlemen Irak, Salim al-Jabouri, mengatakan: "Apa yang terjadi di bagian barat Mosul sangat serius dan tidak bisa ditoleransi." Sekitar 600.000 warga sipil dipercaya masih berada di area yang dikuasai ISIS di Mosul, sehingga mempersulit operasi pembebasan kota tersebut.

baca juga

Selain itu, pemerintah Syiah Irak juga harus berhati-hati untuk tidak memicu kebencian bermotif agama mengingat sebagian besar penduduk Mosul merupakan penganut Islam aliran Sunni.

"Tingginya angka kematian sipil di wilayah Kota Tua membuat kami terpaksa menghentikan operasi dan meninjau ulang rencana kami," kata juru bicara kepolisian federal.

Operasi pembebasan Mosul, yang dibantu dari udara oleh Amerika Serikat, telah berlangsung selama enam bulan. Pihak pemerintah saat ini sudah berhasil merebut kembali wilayah timur kota tersebut dan setengah di area barat.

Namun, sepanjang dua pekan terakhir, militer mengalami kesulitan di gang-gang sempit Kota Tua, tempat berdirinya Masjid Agung Nuri yang dipilih pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi saat mendeklarasikan berdirinya negara khilafah dengan teritori yang membentang dari Suriah sampai Irak.

Sejak operasi pembebasan wilayah barat Mosul, sudah 700 warga sipil yang tewas akibat aksi dari kubu pemerintah, serangan udara Amerika Serikat, maupun tembakan ISIS, demikian keterangan lembaga pemantau Iraqi Observatory for Human Rights. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengadilan Pro-Houthi Hukum Mati Presiden Yaman Mansour Hadi

Pengadilan Pro-Houthi Hukum Mati Presiden Yaman Mansour Hadi

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 07:55 WIB

Rencanakan Teror Keluarga Raja Salman, 4 WN Yaman Ditangkap

Rencanakan Teror Keluarga Raja Salman, 4 WN Yaman Ditangkap

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 06:02 WIB

Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan

Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan

News | Senin, 27 Februari 2017 | 09:00 WIB

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:42 WIB

Belum 10 Hari Trump Berkuasa, 1 Pasukan Khusus AS Tewas di Yaman

Belum 10 Hari Trump Berkuasa, 1 Pasukan Khusus AS Tewas di Yaman

News | Senin, 30 Januari 2017 | 06:27 WIB

Bom Bunuh Diri Tewaskan 33 Prajurit Yaman di Aden

Bom Bunuh Diri Tewaskan 33 Prajurit Yaman di Aden

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 03:52 WIB

Terkena Rudal dari Yaman, Tentara Saudi Tewas

Terkena Rudal dari Yaman, Tentara Saudi Tewas

News | Sabtu, 19 November 2016 | 15:40 WIB

Saudi Tuding Milisi Yaman Tembakkan Rudal ke Mekah

Saudi Tuding Milisi Yaman Tembakkan Rudal ke Mekah

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 07:42 WIB

Terkini

Titik Terang Nasib Pedagang Eks Pasar Taman Puring

Titik Terang Nasib Pedagang Eks Pasar Taman Puring

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?

Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dari Arena Panjat hingga Meja Juri, Dua Perempuan Jogja Mengukir Peran di Asian Games

Dari Arena Panjat hingga Meja Juri, Dua Perempuan Jogja Mengukir Peran di Asian Games

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:17 WIB

9 Fakta Menarik iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama dari Apple

9 Fakta Menarik iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama dari Apple

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun

Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Realisasi Kredit Usaha Rakyat Tembus Rp257 Triliun, Disalurkan ke 4 Juta Debitur

Realisasi Kredit Usaha Rakyat Tembus Rp257 Triliun, Disalurkan ke 4 Juta Debitur

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:09 WIB

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Video | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:58 WIB

×