Akibat Isu SARA di Pilkada DKI, Anak SD Jadi Bahaya Seperti Ini

Selasa, 28 Maret 2017 | 17:14 WIB
Akibat Isu SARA di Pilkada DKI, Anak SD Jadi Bahaya Seperti Ini
Ilustrasi anak-anak sedang bermain. (Shutterstock)

Suara.com - Isu SARA dan pertikaian di tengah pelaksanaan pemilihan kepala daerah Jakarta periode 2017-2022 sangat berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Hampir setiap hari, anak-anak disuguhi tontonan intoleransi.

"Fenomena sebagaimana dalam surat tersebut menunjukkan bahwa konflik politik dalam pilkada DKI yang tidak toleran dan mengkafirkan paslon lain mempengaruhi perilaku anak yang juga bersikap intoleran dan mengkafirkan terhadap sesama anak," kata komisioner Komisi Perlindungan​ Anak Indonesia Maria Ulfah Anshor, Selasa (28/3/2017).

Pemandangan penuh intoleransi akhirnya ditiru oleh anak-anak.

Sebagai contoh seorang anak sekolah dasar menulis surat buat temannya dia anggap mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia menyebut temannya akan menderita di akhirnya. Surat tersebut juga berisi kata-kata kasar dengan menyebutnya orang kafir dan pembela Kristen.

Maria mengingatkan betapa berbahayanya anak-anak yang sejak kecil sudah tertanam sikap intoleransi serta kebencian terhadap orang lain yang berbeda pilihan.

"Saya secara pribadi maupun sebagai komisioner sangat prihatin dengan fenomena tersebut. Oleh karena itu menghimbau kepada orangtua, guru, dan masyarakat untuk tidak melibatkan anak dalam konflik politik di pilkada atau di manapun dan tidak mengajak anak dalam forum-forum politik praktis," katanya.

Kasus tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak, terutama orangtua. Orangtua harus membimbing mereka dengan baik agar jangan terpengaruh situasi politik jelang pilkada.

Anak-anak harus terus ditanamkan nilai toleransi terhadap sesama warga, meski beda keyakinan dan pilihan.

"Kami juga mengimbau kepada kepala daerah dan Dinas Pendidikan untuk memberi peringatan kepada guru-guru yang melibatkan anak-anak dalam politik praktis atau mengajarkan sikap-sikap intoleran tersebut. Kami juga mengimbau kepada KPUD untuk memberikan sanksi kepada parpol yang melibatkan anak dalam aktivitas politik," kata Maria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI