Menteri Israel Berencana Bangun Pulau Reklamasi di depan Gaza

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2017 | 19:39 WIB
Menteri Israel Berencana Bangun Pulau Reklamasi di depan Gaza
Menteri Intelijen dan Transportasi Israel, Yisrael Katz (AFP/Ronen Zvulun).

Suara.com - Menteri Intelijen dan Transportasi Israel, Yisrael Katz, mengajukan proposal untuk membangun pulau buatan di depan Jalur Gaza. Pulau itu dibangun untuk membantu penduduk Gaza, sekaligus untuk melindungi keamanan Israel dari gempuran Hamas.

Usulan itu sendiri didukung oleh beberapa elit di militer dan intelijen Israel, meski tampaknya masih butuh waktu lama agar gagasan itu diterima dan diwujudkan.

Katz mengatakan bahwa membangun pulau buatan di depan Gaza adalah pilihan terbaik saat ini. Status kepemilikan pulau itu sendiri akan dinegosiasikan.

Pulau itu nantinya akan dibangun di Laut Mediterania, sekitar lima kilometer dari pesisir Gaza, wilayah Palestina yang selama 10 tahun terakhir diblokade oleh angkatan laut Israel.

Pulau itu ukurannya sangat kecil, sekitar 534 hektar saja. Di atas pulau itu akan dibangun sejumlah infrastruktur yang diklaim akan menyediakan sejumlah layanan dasar, seperti air bersih dan pembangkit listrik, yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina di Gaza.

Selain itu akan dibangun pula pelabuhan bongkar muat dan sebuah area penyimpanan peti kemas. Pelabuhan itu, jelas Katz, akan menjadi penghubung Gaza dengan perekonomian dunia. Selain itu juga terbuka kemungkinan untuk membangun bandara di pulau tersebut.

Untuk menghubungkannya dengan Jalur Gaza, akan dibangun sebuah jembatan yang dilengkapi dengan sistem jungkatan.

Tetapi yang ditekankan oleh Katz adalah Israel akan mengendalikan keamanan di sekitar pulau dan di dalam pelabuhan. Keamanan di dalam pulau sendiri akan dikendalikan oleh polisi internasional.

Biaya untuk membangun pulau itu diperkirakan akan sebesar 5 miliar dolar AS, yang akan dibebankan oleh perusahaan-perusahaan swasta yang nantinya beroperasi di pulau tersebut.

"Kita harus mencari cara untuk menekan Hamas, tetapi di sisi lain harus memberikan hak kehidupan kepada warga Gaza, orang-orang Palestina," kata Katz kepada AFP.

Gagasan itu sudah diajukan Katz sejak dua tahun lalu, tetapi kini semakin gencar mengampanyekkan ide tersebut.

Motif Israel Dipertanyakan

Tetapi usulan Katz itu justru memantik kecurigaan. Beberapa pihak mempertanyakan motif Israel di balik rencana itu.

Tania Hary, direktur eksekutif Gisha, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memantau blokade Israel atas Gaza, mengatakan alih-alih membuat pulau, Israel sebaiknya mulai dengan mengizinkan komoditas dan barang-barang produksi warga Gaza diekspor ke Israel dan Tepi Barat.

Dengan mengizinkan ekspor dari Gaza, Tania yakin kualitas hidup orang-orang Palestina di Gaza bisa meningkat.

"Menurut saya usulan Katz itu memantik pertanyaan tentang apa motif mereka sebenarnya," kata Hary, yang juga mempertanyakan apakah Gaza masih diisolasi jika pulau itu dibangun.

Sementara Raji Sourani dari Pusat Hak Asasi Manusia Palestina di Gaza, mengatakan orang-orang Palestina tak butuh uluran tangan Israel.

"Yang kami inginkan adalah agar mereka jangan membebani kami," kata Sourani, mengacu pada blokade dan pendudukan atas Tepi Barat yang sudah berlangsung selama 50 tahun.

"Kami hanya ingin menjadi manusia normal," lanjut Sourani.

Tetapi usulan Katz ini juga bisa dipahami oleh Omar Shaban, seorang ekonom di Gaza. Menurut Shaban, ide Katz ini bisa dilakukan, tetapi harus dengan pengawasan internasional.

"Israel ingin menjaga keamanannya, tetapi keamanan juga adalah kepentingan rakyat Palestina dan kawasan Timru Tengah," kata dia.

Adapun Hamas tak merespon saat AFP meminta pandangan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang

Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:23 WIB

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB

Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 Rudal ke Israel-Sekutu AS

Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 Rudal ke Israel-Sekutu AS

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:23 WIB

DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina, Disebut Langkah Menuju Genosida

DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina, Disebut Langkah Menuju Genosida

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:16 WIB

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:04 WIB

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:14 WIB

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB