Jubir Jokowi 'Reuni' dengan Mantan Pimpinan KPK

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2017 | 20:05 WIB
Jubir Jokowi 'Reuni' dengan Mantan Pimpinan KPK
Mantan Juru Bicara KPK Johan Budi SP. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Mantan Juru Bicara KPK Johan Budi SP menghadiri diskusi internal yang bertajuk 'Menyikapi Revisi Undang-undang KPK' di Gedung KPK Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Dalam diskusi tersebut hadir pula mantan pimpinan KPK Abraham Samad, Busyro Muqoddas, Imam Prasodjo, dan Penasehat KPK Suwarsono.

"Tadi saya diundang oleh wadah pegawai dalam rangka untuk diskusi berkaitan dengan revisi UU KPK dan tadi salah satu sumber ada pokok bahasan bagaimana situasi dan kondisi upaya untuk revisi UU KPK," ujar Johan di Gedung KPK Merah Putih.

Tak hanya itu, Juru Bicara Presiden Joko Widodo itu pun mengaku hingga kini belum ada pembahasan soal revisi UU KPK kepada pemerintah ataupun kepada presiden.

"Sampai hari ini belum ada pembicaraan resmi terkait revisi UU KPK kepada pemerintah atau presiden yang ada adalah baru wacana," kata dia.

Kata dia, pada tahun 2016 Presiden Joko Widodo secara tegas mengatakan revisi UU KPK tidak diperlukan.

"Yang saya tahu waktu itu tahun 2016 kan menolak dilakukan revisi UU KPK, apalagi yang draft beredar waktu itu di temen media isinya lebih pada melemahkan KPK. Karena itu kalau diriset kembali pernah keluarkan statemen begitu," ucap dia.

Ia membantah diskusi tersebut membahas soal e-KTP. Johan mengatakan bahwa dalam diskusi  tadi, ia menyampaikan bahwa KPK harus menunjukkan kinerjanya agar didukung oleh publik.

"Itu tadi bagaimana mengkampanyekan ke publik agar publik dukung KPK. Saya sampaikan pertama, orang KPK harus kerja keras berantas korupsi tanpa pandangbulu, itulah yang meningkatkan hubungan publik pada KPK. Kedua, jangan menciderai perasaan masyarakat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Ultimatum Politisi Hanura Untuk Hadiri Sidang Kasus e-KTP

KPK Ultimatum Politisi Hanura Untuk Hadiri Sidang Kasus e-KTP

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:46 WIB

Komisi III DPR akan Pelajari MoU Antar Penegak Hukum

Komisi III DPR akan Pelajari MoU Antar Penegak Hukum

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 21:32 WIB

KPK Diminta Awasi Sengketa Pilkada di MK

KPK Diminta Awasi Sengketa Pilkada di MK

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 19:29 WIB

Fahri Hamzah Juga Kepengin KPK Beri Perhatian DPR

Fahri Hamzah Juga Kepengin KPK Beri Perhatian DPR

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 19:20 WIB

Kapolri: Berapa Pun Penyidik yang Diminta KPK, Kami Sediakan

Kapolri: Berapa Pun Penyidik yang Diminta KPK, Kami Sediakan

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 14:45 WIB

Wawancara Calon Penasihat KPK

Wawancara Calon Penasihat KPK

Foto | Minggu, 26 Maret 2017 | 15:43 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Pemuda Muhammadiyah Minta Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Foto | Jum'at, 24 Maret 2017 | 15:30 WIB

Jadi Tersangka Kasus e-KTP, Andi Narogong Sempat Kecoh Wartawan

Jadi Tersangka Kasus e-KTP, Andi Narogong Sempat Kecoh Wartawan

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 14:41 WIB

Andi Narogong Ditangkap KPK

Andi Narogong Ditangkap KPK

Foto | Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:09 WIB

Usut Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara

Usut Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara

Foto | Kamis, 23 Maret 2017 | 12:40 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB