Sembelih Sapi di Daerah Ini, Anda Dipenjara Seumur Hidup

Reza Gunadha

Sabtu, 01 April 2017 | 08:22 WIB
Sembelih Sapi di Daerah Ini, Anda Dipenjara Seumur Hidup
Ilustrasi ternak sapi (Antara/Aloysius Jarot Nugroho).

Suara.com - India, didasari kepercayaan Hinduistik yang kental, sangat menghormati dan menyucikan sapi. Warga diwanti-wanti tak boleh menyakiti, apalagi menyembelih hewan tersebut.

Bahkan, di negara bagian Gujarat, seseorang yang membunuh sapi akan diganjar hukuman setara pembunuhan berencana kepada manusia.

Seperti dilansir AFP, Jumat (31/3/2017), pemerintah Gunjarat menetapkan hukuman penjara seumur hidup bagi pembunuh sapi.

Sementara bagi warga yang kedapatan membawa sapi ke rumah potong, akan dipenjara selama 10 tahun.

“Sebelumnya, warga yang kedapatan memyembelih sapi dihukum 7 tahun. Tapi kami berpikir hukuman itu terlampau rendah, sehingga dijadikan penjara seumur hidup. Sebab, sapi tak sekadar hewan, tapi lambang universalitas kehidupan,” tegas Menteri Hukum Gujarat Pradipsinh Jadeja.

 negara bagian.

Tapi, Pradipsinh meyakini, cepat atau lambat gubernur bakal meneken revisi perundang-undangan yang mengatur hal tersebut.

Meski dianggap suci dan terdapat ancaman hukuman, warga minoritas India dari kalangan Muslim, Kristen, maupun umat Hindu dari kasta rendah, sehari-harinya menyantap daging sapi.

baca juga

Perdana Menteri India Narendra Modi beserta Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpinnya, terus mengampanyekan perlindungan sapi.

Modi dan BJP yang dikenal partai berhaluan kanan-jauh atau berkecenderungan fundamentalis Hindu, memerintahkan seluruh aparat pemerintahan terkait merazia serta menutup rumah-rumah potong sapi.

Mereka dan aktivis Hindu garis keras menuding industri daging yang didominasi warga Muslim menutup-tutupi pendistribusian daging sapi kepada pedagang-pedagang eceran.

Untuk diketahui, segala peristiwa maupun rumor terkait penyembelihan sapi adalah sangat sensitif bagi warga India. Sebab, hal itu bisa memantik kerusuhan sektarian.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"All Indonesian Final" Berpeluang Terjadi di India Open

"All Indonesian Final" Berpeluang Terjadi di India Open

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 23:03 WIB

Anggota Dewan Tampar Staf Maskapai Penerbangan Pakai Sandal

Anggota Dewan Tampar Staf Maskapai Penerbangan Pakai Sandal

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 15:59 WIB

Pengadilan India: Sungai Gangga Setara Manusia di Muka Hukum

Pengadilan India: Sungai Gangga Setara Manusia di Muka Hukum

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 20:48 WIB

KPK Periksa Dirut PT Pertani dalam Kasus Dugaan Suap Hakim MK

KPK Periksa Dirut PT Pertani dalam Kasus Dugaan Suap Hakim MK

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 02:09 WIB

Hilang Selama 8 Tahun, Satelit India Didapati Sedang Kitari Bulan

Hilang Selama 8 Tahun, Satelit India Didapati Sedang Kitari Bulan

Tekno | Senin, 13 Maret 2017 | 06:09 WIB

Ajakan Bercinta Ditolak, Pisau Sunat Bertindak

Ajakan Bercinta Ditolak, Pisau Sunat Bertindak

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 19:55 WIB

Tiga Saudara Bunuh Bocah Perempuan untuk Persembahan Dukun

Tiga Saudara Bunuh Bocah Perempuan untuk Persembahan Dukun

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 17:55 WIB

Penggemukan Sapi 'Dipantau' Asisten Menteri Australia

Penggemukan Sapi 'Dipantau' Asisten Menteri Australia

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 21:31 WIB

Terkini

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

×