Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Penggemukan Sapi 'Dipantau' Asisten Menteri Australia

Dythia Novianty

Senin, 06 Maret 2017 | 21:31 WIB
Penggemukan Sapi 'Dipantau' Asisten Menteri Australia
Ilustrasi ternak sapi (Antara/Aloysius Jarot Nugroho).

Suara.com - Asisten Menteri untuk Wakil Perdana Menteri Australia Luke Hartsuyker mengunjungi perusahaan penggemukan sapi atau feedloter PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA), di Lampung Selatan.

Rombongan itu sempat mengunjungi kandang untuk melihat secara langsung proses penggemukan sapi dan mendapatkan penjelasan dari General Manajer PT JJAA Wiliam. Kunjungan tersebut dalam rangka kerja sama antara pemerintah Australia dan Indonesia di sektor peternakan khususnya sapi dan daging merah.

"Kunjungan saya ke tempat penggemukan sapi ini dalam rangka meningkatkan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Australia di bidang peternakan," katanya, Senin (6/3/2017).

Ia mengakui senang dapat mengunjungi secara langsung tempat penggemukan sapi di PT JJAA dan diharapkan kerja sama di bidang peternakan antara Australia dan Indonesia akan terus berlanjut.

"Kami memiliki industri peternakan yang sangat maju dengan kapasitas produksi cukup besar. Sedangkan Indonesia memiliki keahlian dalam bidang penggemukan sapi, sehingga kerja sama ini sangat baik untuk kedua negara," ujarnya.

Asisten Menteri untuk Wakil Perdana Menteri Australia itu menjelaskan, kedua negara memiliki tujuan bersama di sektor peternakan.

Australia, lanjutnya, dapat membantu di bidang keamanan pangan dan hal tersebut sangat penting bagi Indonesia.

"Kerja sama ini sangat penting bagi kedua negara," kata Luke.

Indonesia, menurutnya, merupakan pangsa pasar ternak sapi hidup terpenting dan terbesar Australia dengan ekspor sapi hidup sebesar 616.000 ekor pada 2016.

baca juga

Luke Hartsuyker mengatakan Australia dan Indonesia saat ini memiliki kerja sama yang cukup kuat dan keras di sektor daging merah dan ternak sapi.

Pihaknya juga membantu di bidang pengembangan keahlian ternak kepada Pemerintah Indonesia.

Kerja sama juga tak hanya sebatas jual beli hewan ternak saja, tetapi juga 'skill' bagi warga Indonesia untuk pengembangan hewan ternak.

"Kami saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, terutama bidang ternak. Saat ini kami kerja sama untuk kebijakan yang komprehensif bagi kedua belah negara dan sangat optimistis peluang kerja sama baru akan terwujud," katanya.

Ia menambahkan, peluang kerja sama itu diharapkan akan terealisasi saat pertemuan bisnis antara kedua negara Selasa (7/3) besok yang dihadiri menteri Australia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Indikasi Mafia Impor Daging Dalam UU Peternakan

Ada Indikasi Mafia Impor Daging Dalam UU Peternakan

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 08:50 WIB

DPR: Optimalkan Petani dan Peternak, Impor Daging Bisa Dihentikan

DPR: Optimalkan Petani dan Peternak, Impor Daging Bisa Dihentikan

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:13 WIB

Kemenperin Dorong Industri Olahan Susu Gandeng Peternak Lokal

Kemenperin Dorong Industri Olahan Susu Gandeng Peternak Lokal

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:06 WIB

1000 Ekor Sapi Australia Diimpor Kementerian Pertanian

1000 Ekor Sapi Australia Diimpor Kementerian Pertanian

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 21:01 WIB

Gerebek Peternakan, Bareskrim Duga Kelangkaan Sapi Disengaja

Gerebek Peternakan, Bareskrim Duga Kelangkaan Sapi Disengaja

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN

Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:44 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP

Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:33 WIB

Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back

Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:33 WIB

Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar

Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:26 WIB

Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai

Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai

Bali | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:21 WIB

5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa

5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:17 WIB

9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:15 WIB

Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!

Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:12 WIB

Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea

Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:10 WIB

×