Kapolri: Teroris Bunuh Orang Lain Atas Nama Tuhan

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 08 April 2017 | 13:11 WIB
Kapolri: Teroris Bunuh Orang Lain Atas Nama Tuhan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan sudah banyak menginterogasi teroris sejak menjadi polisi. Adapun teroris yang dinterogasinya tersebut berasal dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, dan yang dipenjara di Guantanamo.

Dari sekian banyak teroris itu, Tito menilai mereka semua memiliki pemikiran yang sama. Yakni melakukan tindak pidana teror dengan menggunakan agama yang mengajarkan tentang Tuhan.

"Mereka membunuh orang lain mengatasnamakan Tuhan," katanya dalam diskusi bertajuk 'Indonesia di Persimpangan: Negara Pancasila Vs Negara Agama' di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).

Menurut Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut, situasi tersebut disebabkan politik internasional yang lebih menjunjung tinggi demokrasi liberal. Dimana sistem tersebut dianut oleh negara-negara barat dan disebarkan ke seluruh negara di dunia, termasuk juga negara Islam.

"Sepanjang itu negara Barat menggunakan untuk kepentingan politik mereka juga, maka ini akan terus terjadi. Nilai keagamaan, konflik-konflik of interest akan terus menguat. Maka salah satunya yang sering saya sampaikan di berbagai kesempatan, termasuk di forum internasional, apa yang terjadi selama ini, meledak di Perancis, meledak dimana-mana ini karena adanya problem di Timur Tengah, problem di dunia Islam," kata Tito.

Karena itu, Tito mengajak semua pihak untuk terus berusaha menghentikan sumber masalah itu agar dunia menjadi damai.

"Tapi kalau konflik terus terjadi di dunia Islam, maka tempat lain akan menjadi split over," katanya.

Lebih lanjut Tito menegaskan bahwa terorisme yang terjadi di Indonesia juga tidak lepas dari konflik dunia Islam yang terjadi di Timur Tengah.

"Apa yang terjadi di ISIS akan sangat sulit, kasus Al Qaeda lebih gampang. Dimana dua negara power seperti Amerika dan Rusia memiliki persamaan persepsi. Al Qaeda menyerang Amerika, Al Qaeda menyerang juga Rusia. Tapi kalau ISIS lain. Pemerintah Assad di back up oleh Rusia, sementara oposisinya di back up oleh Amerika," kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada! Bahaya Laten 'Teologi Maut' Arabisme Sesat

Waspada! Bahaya Laten 'Teologi Maut' Arabisme Sesat

News | Sabtu, 08 April 2017 | 13:04 WIB

Teror London, Ketua DPR: Jangan Kaitkan dengan Sentimen Agama

Teror London, Ketua DPR: Jangan Kaitkan dengan Sentimen Agama

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 13:14 WIB

Komandan Densus 88 Polri Naik Pangkat Jadi Bintang Dua

Komandan Densus 88 Polri Naik Pangkat Jadi Bintang Dua

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 11:16 WIB

BNPT Bertekad Berantas Terorisme dengan Paripurna

BNPT Bertekad Berantas Terorisme dengan Paripurna

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 10:53 WIB

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 11:46 WIB

Ketua Yayasan Penyalur Dana Aksi 411 Resmi Jadi Tersangka

Ketua Yayasan Penyalur Dana Aksi 411 Resmi Jadi Tersangka

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:36 WIB

Kapolri Bahas Aksi 212

Kapolri Bahas Aksi 212

Foto | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:24 WIB

Kapolri: 36 KTP Palsu Asal Kamboja Digunakan untuk 'Judi Online'

Kapolri: 36 KTP Palsu Asal Kamboja Digunakan untuk 'Judi Online'

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 12:52 WIB

Kapolri Ungkap Kotak Suara Ada yang Harus Dibopong

Kapolri Ungkap Kotak Suara Ada yang Harus Dibopong

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 10:03 WIB

Kapolri dan Kapolda Metro Pantau TPS di Jaksel

Kapolri dan Kapolda Metro Pantau TPS di Jaksel

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 05:29 WIB

Terkini

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:34 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:02 WIB

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB