Ingin Jadi WNI, WNA ini Tidak Hafal Pancasila

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 10 April 2017 | 18:11 WIB
Ingin Jadi WNI, WNA ini Tidak Hafal Pancasila
Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Hong Kong, Jackson Leung (berbaju putih belakang). (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Hong Kong, Jackson Leung ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dia datang ke rapat kerja antara Komisi III dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.

Di sana Leung sempat diuji oleh Komisi III DPR.

Awalnya, Leung memperkenalkan diri dalam rapat itu. Dia bercerita, dirinya lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekolah di Bandung, Jawa Barat. Dia merupakan pengalung bunga bagi mendiang perdana Menteri Cina, Chou En Lai, pada Konfrensi Asia Afrika 1955.

"Saya ingat waktu umur 9 waktu, Soekarno pidato, kita ikut dengar, jadi sama rakyat ada pendekatan, dengar pidato dari pukul 07.00-14.00 berdiri tapi tidak ada penuh kekesalan," kata Leung dengan menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata, Senin (10/4/2017).

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Wihadi Wiyanto kemudian mempertanyakan alasan Leung menjadi WNI. Sebab, pengajuan WNI ini baru dilakukan sekarang.

"Ini setelah sekian lama tidak di Indonesia, sekarang ingin menjadi‎ WNI. Selama ini ke mana? Apakah punya istri baru, sehingga balik lagi ke Indonesia?" tanya Wihadi.

Leung kemudian bercerita, selama ini berada di Cina.

Pihak Kementerian Hukum dan HAM yang mendampinginya menambahkan, usulan pengajuan Jackson menjadi WNI dilatarbelakangi oleh jasanya di Indonesia.

"Bisa pancasila?" tanya pimpinan sidang, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo kepada Leung.

"Tahu pak, tapi tidak semuanya. Bhinneka tunggal Ika, kan Garuda. ‎(satu) Ketuhanan, (kedua) kemanusiaan, yang ketiga itu karena panjang agak," kata Leung.

Dalam kesempata ini, Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Erma Suryani Ranik menyayangkan pengetahuan Leung terhadap Pancasila yang minim. Erma pun meminta supaya Leung bisa menghafal dasar negara Indonesia itu.

"Tolong suruh dia hafal pancasila, karena sampai tidak hafal itu sesuai yang menurut saya mendasarlah. Kemudian ideologi lain-lain, itu tolong dibereskan secara internal. Masa yang mendasar mau jadi warga negara Indonesia tapi tidak hafal pancasila, kita paham pada pertemuan sebelumnya jasa-jasa beliau terhadap kedutaan, Buruh migran dan lain-lain. Tapi yang begini-begini jangan dianggap tidak penting," kata Erma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrokan Ormas di Sukabumi Diduga Dipicu Perusakan Atribut

Bentrokan Ormas di Sukabumi Diduga Dipicu Perusakan Atribut

News | Senin, 10 April 2017 | 04:00 WIB

IATA Kecam Regulasi Trump Larang Bawa Alat Elektronik di Pesawat

IATA Kecam Regulasi Trump Larang Bawa Alat Elektronik di Pesawat

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 05:46 WIB

Diskursus Agama, Pancasila dan Negara Tidak Perlu Diperdebatkan

Diskursus Agama, Pancasila dan Negara Tidak Perlu Diperdebatkan

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 05:46 WIB

Negara Bagian Hawaii Tolak Kebijakan Imigrasi Donald Trump

Negara Bagian Hawaii Tolak Kebijakan Imigrasi Donald Trump

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:36 WIB

Maruarar Sirait Ajak Masyarakat Menjaga Pancasila

Maruarar Sirait Ajak Masyarakat Menjaga Pancasila

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 10:00 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Penting Untuk Membentuk Cinta Tanah Air

Sosialisasi Empat Pilar Penting Untuk Membentuk Cinta Tanah Air

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 18:25 WIB

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Tekno | Minggu, 05 Februari 2017 | 07:30 WIB

Akun Nekat, Maki Bung Karno dan Garuda dengan Nama Binatang

Akun Nekat, Maki Bung Karno dan Garuda dengan Nama Binatang

News | Minggu, 05 Februari 2017 | 07:00 WIB

Trump Jadi Presiden AS, 100.000 Visa Telah Dicabut

Trump Jadi Presiden AS, 100.000 Visa Telah Dicabut

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 06:29 WIB

Negara Arab Ini Bela Kebijakan Imigrasi Trump

Negara Arab Ini Bela Kebijakan Imigrasi Trump

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 06:27 WIB

Terkini

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB