Penangkapan Fidelis Dipertanyakan Anggota Komisi III DPR

Yazir Farouk | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 11 April 2017 | 22:16 WIB
Penangkapan Fidelis Dipertanyakan Anggota Komisi III DPR
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso (tengah) memimpin langsung gelaran razia gabungan di sejumlah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016) dini hari WIB [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik mempertanyakan penangkapan pegawai negeri sipil asal Kabupaten Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat Fidelis Ari kepada Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso. Hal itu ditanyakan Erma dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama Kepala BNN, Selasa (11/4/2017).

Fidelis ditangkap karena kedapatan menanam ganja sebagai obat untuk istrinya Riawati (39) yang menderita penyakit sumsum tulang belakang atau yang biasa dikenal Syringomyelia. ‎

"Saya mengkritik anak buah bapak, ada foto anak buah bapak, BNN Kabupaten Sanggau. Fidelis ‎sedang berkonsultasi dengan anak buah bapak karena sedang mengobati istrinya," kata Erma di dalam rapat, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Dia bahkan menunjukan bukti digital, yaitu foto yang di‎unggah dalam akun Facebook Fidelis. Dalam unggahan itu, Fidelis terlihat tengah berada di kantor BNN Kabupaten Sanggau untuk berkonsultasi soal aturan penanaman tanaman ganja yang digunakannya sebagai obat untuk sang istri.

Erma menerangkan, foto itu diunggah Fidelis pada 14 Februari, namun pada tanggal 19 Februari Fidelis ditangkap BNN Sanggau dan bahkan membawa wartawan.

"Saya tidak yakin kalau ada orang niat jahat, malah melakukan konsultasi. Ini logis saja," kata dia.‎

Dia meminta Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, mengevaluasi tindakan anak buahnya itu. Apalagi, Fidelis sebelumnya dinyatakan negatif, namun saat ditangkap menjadi positif ganja.‎

"Saya berharap ini tidak terjadi, mari memberantas narkoba sesuai dengan porsinya. Mana ada orang lagi usaha, konsultasi ke BNN, ditangkap dengan hal berita seorang PNS ditangkap tanam 11 pohon ganja. Bapak harus tahu kinerja anak buah Bapak," tandas Erma.
‎‎
Menanggapi kritikan Erma, Buwas mengatakan kasus Fidelis masih didalami oleh BNN. Dia pun menyerahkan proses ini kepada Inspektorat Utama BNN untuk menindaklanjuti bila ada kesalahan prosedur yang dilakukan anak buahnya.

"Tentu ini akan kami tindaklanjuti. Ada Irtama yang akan langsung mendalami dan menindaklanjuti," tutur Budi.‎

Untuk masalah ganja sebagai pengobatan, Buwas menerangkan, BNN sudah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Menurutnya, Menteri Kesehatan menyatakan belum ada hasil riset yang menunjukkan ekstrak ganja bisa digunakan untuk keperluan medis.

"Dan kita sudah koordinasi dengan Menkes apakah ganja ini memang bisa untuk penyembuhan, katanya secara medis belum ada," ujarnya.

Di sisi lain, Buwas khawatir, yang dilakukan Fidelis dengan menanam ganja untuk keperluan penyembuhan istrinya akan dijadikan alasan bagi lembaga swadaya bmasyarakat untuk ‎melegalkan narkotika golongan I tersebut. Karenanya, dia mengatakan harus hati-hati dalam menyikapi permasalahan ini.‎

"Permasalahan ganja untuk kesehatan ini, ada Lingkar Ganja Nasional (LGN), LSM yang selalu mendemo saya berusaha untuk ganja dilegalkan di Indonesia," katanya.

"Inilah yang menimbulkan pertanyaan kami. Mereka selalu cari kesempatan. Saya yakin mereka didanai negara lain untuk melegalkan ganja di indonesia suapay ada percepatan legal ganja dan narkoba di Indonesia," ujar Buwas menambahkan. ‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LBH: Kasus Fidelis Sentuh Hati Nurani, Bagaimana Pemerintah?

LBH: Kasus Fidelis Sentuh Hati Nurani, Bagaimana Pemerintah?

News | Minggu, 02 April 2017 | 15:35 WIB

Orang-orang yang Pakai Ganja untuk Penyakit Kini Masih Dipenjara

Orang-orang yang Pakai Ganja untuk Penyakit Kini Masih Dipenjara

News | Minggu, 02 April 2017 | 14:26 WIB

Ketuk Hati Buwas Agar Lepas Fidelis yang Tanam Ganja Demi Istri

Ketuk Hati Buwas Agar Lepas Fidelis yang Tanam Ganja Demi Istri

News | Minggu, 02 April 2017 | 13:57 WIB

BNN Diminta Stop Usut Fidelis yang Ekstrak Ganja Demi Sakit Istri

BNN Diminta Stop Usut Fidelis yang Ekstrak Ganja Demi Sakit Istri

News | Minggu, 02 April 2017 | 13:28 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB