Ketua DPR: Tak Perlu Ada Pengerahan Massa ke TPS

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 18 April 2017 | 17:26 WIB
Ketua DPR: Tak Perlu Ada Pengerahan Massa ke TPS
Ketua DPR Setya Novanto bersama Anas Urbaningrum bersaksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/4/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua DPR RI Setya Novanto menilai tidak perlu ada pengerahan massa dari berbagai daerah datang ke Jakarta untuk mengawasi pemungutan suara di Pilkada DKI putaran kedua yang akan berlangsung pada Rabu (19/4/2017) besok.

Hal ini disampaikan Novanto menanggapi isu aksi Tamasya Al Maidah yang akan berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk menggeruduk TPS-TPS saat pemungutan suara besok.

"Tidak perlu," kata Novanto kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/4).

Menurut dia, kualitas Pilkada DKI Jakarta tergantung kedewasaan dan kematangan warganya dalam menjalani pesta demokrasi prosedural tersebut dengan datang ke TPS-TPS untuk mencoblos salah satu pasangan calon sesuai pilihan masing-masing. Maka dari itu ia mengimbau kepada warga Ibu Kota untuk datang ke TPS-TPS besok untuk menggunakan hak pilihnya.

"Partisipasi kita harus berdasarkan rasionalisasi, bukan atas dasar mobilisasi atau paksaan. Jadi sebagai ketua DPR RI saya mengimbau kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk berpartisipasi dan terlibat langsung di hari pencoblosan, dan tentu gunakan suara anda dengan bijak. Pilihlah calon yang sesuai dengan hati nurani. Berbondong-bondonglah ke TPS dan hindari golput, sebab warga Jakarta adalah penentu sejarah masa depannya sendiri," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desmon Tuding Tamasya Al-Maidah Dipicu Megawati

Desmon Tuding Tamasya Al-Maidah Dipicu Megawati

News | Selasa, 18 April 2017 | 14:57 WIB

Orang Dekat Novanto Diganti dari Jabatan Ketua Fraksi Golkar DPR

Orang Dekat Novanto Diganti dari Jabatan Ketua Fraksi Golkar DPR

News | Selasa, 18 April 2017 | 12:38 WIB

Setnov Klaim Dirinya Imbau Surat Protes ke Jokowi Tak Dikirim

Setnov Klaim Dirinya Imbau Surat Protes ke Jokowi Tak Dikirim

News | Selasa, 18 April 2017 | 11:34 WIB

Usai Saksi Korupsi e-KTP, KPK Siap Panggil Novanto

Usai Saksi Korupsi e-KTP, KPK Siap Panggil Novanto

News | Senin, 17 April 2017 | 15:02 WIB

KPK Cekal Setya Novanto, DPR Tunda Kirim Nota Protes ke Jokowi

KPK Cekal Setya Novanto, DPR Tunda Kirim Nota Protes ke Jokowi

News | Senin, 17 April 2017 | 13:36 WIB

Sikap Fahri Soal Novanto Tunjukkan DPR Anti Berantas Korupsi

Sikap Fahri Soal Novanto Tunjukkan DPR Anti Berantas Korupsi

News | Minggu, 16 April 2017 | 18:55 WIB

Inilah Pesan Ketua DPR Pada Peringatan Paskah

Inilah Pesan Ketua DPR Pada Peringatan Paskah

News | Jum'at, 14 April 2017 | 11:09 WIB

Ngotot Tolak Pencekalan Setnov, Motif Fahri Hamzah Dicurigai

Ngotot Tolak Pencekalan Setnov, Motif Fahri Hamzah Dicurigai

News | Kamis, 13 April 2017 | 15:02 WIB

Golkar: Terlalu Bodoh Kalau Minta Pencekalan Setnov Dicabut

Golkar: Terlalu Bodoh Kalau Minta Pencekalan Setnov Dicabut

News | Kamis, 13 April 2017 | 14:56 WIB

Fahri Sebut Status Cekal Novanto Bisa Ditolak Menteri

Fahri Sebut Status Cekal Novanto Bisa Ditolak Menteri

News | Kamis, 13 April 2017 | 13:52 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×