Kecewa Sidang Ahok, Pedri Ancam Presiden Jokowi

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 20 April 2017 | 15:46 WIB
Kecewa Sidang Ahok, Pedri Ancam Presiden Jokowi
Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman meminta Presiden Joko Widodo untuk memerintahkan Kejaksaan Agung RI meninjau ulang surat tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Baskui Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pasalnya, Pedri menilai tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) tidak sesuai keinginan dirinya sebagai pelapor kasus tersebut.

Dalam sidang ke-20 perkara dugaan penodaan agama, JPU menyatakan Ahok bersalah dan dikenakan Pasal 156 KUHP. Ahok dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

"Karena itu, kami minta presiden memerintahkan jaksa dan hakim melakukan peninjauan besar-besaran pada proses hukum. Ini agar masyarakat tidak jauh bertindak," kata Pedri di gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4).

Pedri mengatakan, masyarakat dapat mencari jalan keadilan sendiri apabila aparat penegak hukum sudah tidak lagi bisa diharapkan.

Menurutnya, tuntutan JPU ke Ahok yang ringan dapat membuat masyarakat tidak percaya pada aparat penegak hukum.

"Sangat memungkinkan masyarakat mencari jalan keadilan sendiri jika hukum tidak ditegaskan di negeri ini. Karena itu, presiden harus bertindak, kalau tidak, bisa saja presiden yang akan turun takhta," jelas Pedri.

"Kita bisa saja melakukan aksi besar-besaran untuk menuntut Presiden," Pedri menambahkan.

baca juga

Ia menegaskan, melaporkan pidato gubernur Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 tidak ada kaitannya dengan urusan politik. Ia malah menganggap tuntutan JPU yang rendah karena ada intervensi oleh penguasa.

"Kami melaporkan Ahok nggak ada kaitan dengan politik sedikitpun, tapi yang dilakukan JPU telah terindikasi sangat-sangat politis," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Anti-Ahok, Amien Rais: Semoga Dia Maksimal Dihukum

Aksi Anti-Ahok, Amien Rais: Semoga Dia Maksimal Dihukum

News | Kamis, 20 April 2017 | 15:27 WIB

Gerindra Nilai Ahok Kalah di Pilkada Juga Hukuman

Gerindra Nilai Ahok Kalah di Pilkada Juga Hukuman

News | Kamis, 20 April 2017 | 14:52 WIB

Djarot Ungkap Rencana Usai Tak Lagi Jadi Wagub DKI Jakarta

Djarot Ungkap Rencana Usai Tak Lagi Jadi Wagub DKI Jakarta

News | Kamis, 20 April 2017 | 14:15 WIB

Dituntut Hukuman Percobaan Dua Tahun, Ahok: Nggak Ngerti Aku Itu

Dituntut Hukuman Percobaan Dua Tahun, Ahok: Nggak Ngerti Aku Itu

News | Kamis, 20 April 2017 | 14:09 WIB

Ahok Dituntut Satu Tahun Penjara

Ahok Dituntut Satu Tahun Penjara

Foto | Kamis, 20 April 2017 | 14:00 WIB

Demokrat Klaim Pendukung Agus SBY-Sylvi Dukung Anies-Sandi

Demokrat Klaim Pendukung Agus SBY-Sylvi Dukung Anies-Sandi

News | Kamis, 20 April 2017 | 13:36 WIB

Kecewa, Pedri Kasman: JPU Sebenarnya Pembela Ahok!

Kecewa, Pedri Kasman: JPU Sebenarnya Pembela Ahok!

News | Kamis, 20 April 2017 | 13:28 WIB

Terjadi Keributan Setelah Jaksa Tuntut Ahok Bersalah

Terjadi Keributan Setelah Jaksa Tuntut Ahok Bersalah

News | Kamis, 20 April 2017 | 13:11 WIB

Ahok Dituntut Pidana Percobaan, Fadli Zon: Itu Terlalu Kecil

Ahok Dituntut Pidana Percobaan, Fadli Zon: Itu Terlalu Kecil

News | Kamis, 20 April 2017 | 13:06 WIB

Ahok Bakal Libatkan Anies-Sandi saat Bikin RAPBD-P 2018

Ahok Bakal Libatkan Anies-Sandi saat Bikin RAPBD-P 2018

News | Kamis, 20 April 2017 | 13:00 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

×