Saksi Ahok-Djarot Tolak Tandatangani Rekapitulasi Suara Pilkada

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 30 April 2017 | 08:11 WIB
Saksi Ahok-Djarot Tolak Tandatangani Rekapitulasi Suara Pilkada
KPU DKI Jakarta melakukan pemusnahan surat suara rusak di Kantor KPU DKI Jakarta, Selasa (14/2/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Saksi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menolak menandatangani hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tingkat provinsi, Sabtu (29/4/2017).

“Saksi pasangan nomor urut dua menolak menandatangani hasil rekapitulasi suara, menyusul keberatan mereka dalam pemungutan suara ulang di wilayah Jakarta Pusat,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sumarmo, seusai rapat pleno di di Hotel Aryaduta, Sabtu malam.

Ia mengatakan, saksi Ahok-Djarot hanya menandatangani hasil rekapitulasi hitung manual perolehan suara putaran kedua pilkada untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Namun, Sumarno menambahkan, keabsahan hasil rekapitulasi tingkat provinsi DKI Jakarta tidak ditentukan oleh kesediaan saksi pasangan calon untuk menandatangani.

Candra Irawan, anggota tim saksi Ahok-Djarot, mengungkapkan penolakan itu didasarkan banyaknya kesalahan dalam penyelenggaraan pilkada.

“Kami menolak menandatangani, tapi menerima hasil penghitungan dengan sejumlah catatan. Terutama, soal ketidaksesuaian jumlah surat suara. Kami mendapatkan banyak tempat pemungutan suara (TPS) yang kekurangan surat suara. Sementara di TPS lain terdapat kelebihan surat suara,” tuturnya.

Candra mengatakan, saksi juga mendapatkan fakta kekurangan formulir C6  atau undangan untuk calon pemilih serta formulir C2 atau catatan khusus keberatan serta kejadian selama pemungutan suara.

“Kami mendapati ada Formulir C2 tidak diberikan kepada setiap saksi. Seharusnya, walaupun tidak ada pelanggaran, formulir C2 tetap diberikan kepada sksi di TPS,” tukasnya.

Selain itu, kata dia, terdapat masalah distribusi surat suara yang tidak sesuai dengan jumlah pemilihdalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) plus 2,5 persen dari DPT.

Untuk diketahui, KPU DKI Jakarta menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) dipastikan menang atas Ahok-Djarot.

Anies-Sandi memperoleh total 57,96 persen suara atau 3.240.987 suara dari 5.591.353 suara sah di Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Utara, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Timur, dan Kota Jakarta Selatan.

Sementara, pasangan calon urut nomor dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) memperoleh total 42,04 persen suara atau 2.350.366 suara.

Secara resmi, KPU akan mengumumkan Anies-Sandi sebagai pemenang, Jumat (5/5) pekan depan, kalau tak ada pihak yang mengajukan perkara perselisihan pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU: Anies-Sandi Menang Perolehan Suara di Seluruh Jakarta

KPU: Anies-Sandi Menang Perolehan Suara di Seluruh Jakarta

News | Minggu, 30 April 2017 | 07:31 WIB

Karangan Bunga yang Sindir Ahok - Djarot Dirusak

Karangan Bunga yang Sindir Ahok - Djarot Dirusak

News | Jum'at, 28 April 2017 | 11:22 WIB

Hari Ketiga, Warga Masih Padat Ketemu Ahok, Antrean Lebih Tertib

Hari Ketiga, Warga Masih Padat Ketemu Ahok, Antrean Lebih Tertib

News | Jum'at, 28 April 2017 | 10:06 WIB

Ratusan Bunga dan Pendukung Ahok-Djarot Penuhi Balai Kota

Ratusan Bunga dan Pendukung Ahok-Djarot Penuhi Balai Kota

News | Rabu, 26 April 2017 | 09:25 WIB

Djarot Apresiasi Jaksa Hargai Kerja Keras Ahok Bangun Jakarta

Djarot Apresiasi Jaksa Hargai Kerja Keras Ahok Bangun Jakarta

News | Jum'at, 21 April 2017 | 14:51 WIB

Komentar Gentle Ahok-Djarot Akui Kekalahan

Komentar Gentle Ahok-Djarot Akui Kekalahan

Video | Rabu, 19 April 2017 | 21:43 WIB

Pendukung Anies-Sandi Pawai Lewati Markas Ahok-Djarot

Pendukung Anies-Sandi Pawai Lewati Markas Ahok-Djarot

News | Rabu, 19 April 2017 | 21:22 WIB

Polisi Ringkus 40 Orang Suruhan Relawan Anies-Sandiaga di TPS

Polisi Ringkus 40 Orang Suruhan Relawan Anies-Sandiaga di TPS

News | Rabu, 19 April 2017 | 19:17 WIB

Akui Kalah, Partai Golkar Ucapkan Selamat ke Anies-Sandi

Akui Kalah, Partai Golkar Ucapkan Selamat ke Anies-Sandi

News | Rabu, 19 April 2017 | 19:11 WIB

Warga Asing: Indonesia Kehilangan Pemimpin Bersih seperti Ahok

Warga Asing: Indonesia Kehilangan Pemimpin Bersih seperti Ahok

News | Rabu, 19 April 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB