Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 03 Mei 2017 | 13:08 WIB
Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh
Rekonstruksi pembunuhan sadis keluarga Dodi Triono di Pulomas. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Beberapa hari terakhir, beredar pesan hoax di grup-grup percakapan yang menyebutkan rumah almarhum pengusaha Dodi Triono (59) di Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur.

Rumah bergaya minimalis itu merupakan tempat terjadinya kasus penyekapan yang berakhir dengan meninggalnya enam orang pada akhir Desember 2016. Keenam orang yaitu Dodi Triono, kedua anak Dodi yaitu Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), selain itu, Amel yang merupakan teman anak korban meninggal dunia. Dua supir keluarga, Yanto dan Tasrok (40), ikut tewas. Sementara lima orang lainnya selamat dari penyekapan yang dilakukan komplotan rampok.

Wartawan Suara.com kemudian bertemu petugas keamanan perumahan bernama Reza (23). Lokasi pos keamanan berjarak sekitar 15 meter dari rumah almarhum Dodi.

"Iya ini pos security baru dibangun mas, pasca kejadian di rumah almarhum Pak Dodi mas," kata Reza kepada Suara.com, Rabu (3/5/2017).

Reza mengatakan selama berjaga di situ belum melihat atau mendengar kejadian mistis.

"Ya, sampai sekarang saya jaga santai aja mas, nggak ada hawa - hawa takut atau yang aneh ya (mistis). Almarhum Pak Dodi juga baik kok orangnya. Ya nggak ada khawatir kalau jaga malam ya mas," ujar Reza.

Menurut Reza kalau yang meninggal orang baik tentunya tidak akan terjadi hal-hal aneh.

"Ya, kalau yang meninggal orang baik mungkin nggak ada yang aneh - aneh atau apa ya mas. Kalau yang jahat mungkin kali ya," Reza menambahkan.

Warga yang tinggal di sebelah rumah Dodi juga mengaku tidak ada yang aneh dari rumah itu pasca kejadian.

"Untuk tetangga di sekitar rumah, nggak ada yang merasa terganggu kok mas, atau dengar - dengar suara apa gitu dari rumah almarhum Pak Dodi. Ya, kalau ada juga pasti ngelapor sama security kan mas. Sampai sekarang aman - aman kok," kata Reza.

Motif kasus penyekapan yang disertai pembunuhan hari itu yaitu perampokan. Mereka disekap pada Senin (26/12/2017) dan baru ditemukan di kamar mandi pada Selasa (27/12/2016).

Otak pelaku perampokan Ramlan Butarbutar ditembak mati beberapa hari kemudian. Tiga rekannya, Ius Pane, Erwin Situmorang, dan Alfins Benius Sinaga berhasil ditangkap hidup-hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:31 WIB

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:02 WIB

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

China Luncurkan Hiu Biru, Jet Tempur Siluman Penantang Pesawat F-35 Amerika Serikat

China Luncurkan Hiu Biru, Jet Tempur Siluman Penantang Pesawat F-35 Amerika Serikat

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:43 WIB

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:27 WIB

Iran Murka! AS Masih Tahan 22 Awak Kapal Touska, Teheran Siapkan Balas Dendam

Iran Murka! AS Masih Tahan 22 Awak Kapal Touska, Teheran Siapkan Balas Dendam

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:17 WIB

Kasus Kekerasan di Daycare Baby Preneur Aceh, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Kasus Kekerasan di Daycare Baby Preneur Aceh, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:03 WIB

Asa di Tengah Duka: Pemprov DKI Siapkan Beasiswa bagi Anak Guru Nur Laila Korban Tragedi KRL Bekasi

Asa di Tengah Duka: Pemprov DKI Siapkan Beasiswa bagi Anak Guru Nur Laila Korban Tragedi KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:00 WIB

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB