Rekrutmen 'Pasukan Oranye' Dicurangi, Ahok Mau Gandeng Swasta

Rabu, 03 Mei 2017 | 13:19 WIB
Rekrutmen 'Pasukan Oranye' Dicurangi, Ahok Mau Gandeng Swasta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah menuliskan memo agar dinas terkait membayar tiga bulan gaji Khotimah, Pasukan Oranye, di Balai Kota DKI, Rabu (3/5/2017). [Suara.com/Bowo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduga, patgulipat dalam seleksi penerimaan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau petugas harian lepas masih marak di Jakarta.

Ahok mengatakan, seleksi lewat ujian sebagai syarat penerimaan PPSU atau “pasukan oranye” sebenarnya tak diperlukan. Menurutnya, yang terpenting adalah calon anggota harus mau bekerja dan rajin.

"Kalau PHL saya kira seharusnya nggak perlu (ada seleksi lewat ujian), yang penting dia kerja. Makanya sekarang saya mau kerjasama dengan swasta untuk dapat sertifikasi," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Ia menjelaskan, kerja sama perusahaan swasta untuk melakukan seleksi calon PHL bisa mengurangi terjadinya kecurangan.

"Jadi kalau direkrut swasta, dia males tinggal coret saja. Untuk menghindari oknum-oknum yang seleksi," kata Ahok.

Ahok mencontohkan, kalau ia kerja sama dengan perusahaan cat, perusahaan tersebut tidak akan memberikan sertifikat perusahaan ke pegawai yang malas.

"Kalau dia kasih (sertifikat ke pegawai) yang malas, langsung perusahaannya rusak. Nah itu cara seleksi yang kami siapkan," kata Ahok.

Sebelumnya, setelah menerima aduan warga bernama Khotimah (51), Ahok mencurigai ada oknum yang melakukan patgulipat penerimaan petugas PPSU atau PHL.

Oknum tersebut diduga memasukkan anggota keluarga atau temannya sebagai PHL. Sementara, petugas yang lama dan tidak bisa menyogok akan dipecat.

Baca Juga: 'Pasukan Oranye' Nangis Mengadu Dipecat Lurah, Ahok Murka

"Bisa saja ada oknum masukin keluarganya, temannya, kita nggak tahu kan. Orang-orang yang nggak mau nyogok bisa dipecat," kata Ahok.

Saat mengadu ke Ahok, Khotimah menangis karena kontrak kerjanya tidak diperpanjang, serta gaji tiga bulan belum dibayarkan. Padahal, dia sudah bekerja sejak tiga tahun ke belakang di sekitar Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI