Pertahankan Parkir Meter, Ahok: Supaya Duitnya Nggak Dicolong

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 04 Mei 2017 | 11:41 WIB
Pertahankan Parkir Meter, Ahok: Supaya Duitnya Nggak Dicolong
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Luncurkan Pembayaran Terminal Parkir Meter(TPE), di Jl Agus Salim (Jl Sabang), Jakarta Pusat, Kamis (29/1).

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan pendapatan pemerintah Jakarta setelah menerapkan terminal parkir elektronik (TPE) atau parkir meter sangat tinggi. Sehingga sangat disayangkan apabila gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang akan datang menghapus parkir meter yang kini sudah diterapkan di beberapa wilayah.

"Yang pasti dengan parkir meter lebih tinggi (pendapatan DKI). Jadi, parkir meter itu nggak mengubah sistem tarik duit dari juru parkir. Hanya juru parkirnya tidak boleh kantongi kontan," ujar Ahok di Balai Kota DKI, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2017).

Ahok menegaskan parkir meter yang sudah diterapkan di DKI juga tidak mengurangi jumlah juru parkir. Sebab, jukir yang sebelumnya telah bekerja akan digandeng pemerintah DKI dan digaji setara UMP.

"Dengan model ini kita tidak akan mengurangi juru parkir. Hanya, oknum ormas tertentu yang minta jatah-jatahan itu hilang," kata Ahok.

Ia menyadari penerapakan parkir meter mumbuat preman parkir kecewa. Ia memastikan semakin banyak diterapkan TPE, pemerintah Jakarta akan merekrut sebanyak mungkin juru parkir.

"Kita akan rekrut banyak sekali. Semua jalan akan direkrut. Ini mesin hanya ibaratnya supaya duitnya nggak dicolong. Kalau orang lihat duit kontan kan hijau-hijau matanya," lata dia.

Sebelumnya, calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin​ Uno mengatakan sistem parkir berbasis elektronik tersebut tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Karenanya, pasangan gubernur terpilih Anies Baswedan itu menyatakan bakal mengkaji ulang kebijakan tersebut setelah nanti resmi menjabat.

"Parkir meter cocok untuk negara yang budaya masyarakatnya individualis. Jadi, kurang cocok di Indonesia yang berbudaya gotong-royong, saling membantu,” kata Sandiaga dua hari lalu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Marah Masih Ada Lurah Korup di Jakarta

Ahok Marah Masih Ada Lurah Korup di Jakarta

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 11:26 WIB

Digadang Cawapres, Ahok: Kafir Mana Boleh  Jadi Pejabat di Sini

Digadang Cawapres, Ahok: Kafir Mana Boleh Jadi Pejabat di Sini

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 10:44 WIB

Bantah Sandiaga, Ahok: Belum 'Move on' Jadi Bakar Bunga

Bantah Sandiaga, Ahok: Belum 'Move on' Jadi Bakar Bunga

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 10:34 WIB

Mau Kembali Didemo GNPF, Ahok Cuma Tertawa

Mau Kembali Didemo GNPF, Ahok Cuma Tertawa

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 09:56 WIB

Kasihan dengan Anies, Ahok Tetap Lanjutkan Normalisasi Sungai

Kasihan dengan Anies, Ahok Tetap Lanjutkan Normalisasi Sungai

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 20:12 WIB

GNPF Izin Polisi Demo Ahok 5 Mei, Massanya 10 Ribuan Orang

GNPF Izin Polisi Demo Ahok 5 Mei, Massanya 10 Ribuan Orang

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:40 WIB

Kalau Ahok Tak Dipenjara, Habib Novel: Kita Kirimkan Massa Lagi

Kalau Ahok Tak Dipenjara, Habib Novel: Kita Kirimkan Massa Lagi

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:50 WIB

Habib Novel: Ahok Harus Dihukum 5 Tahun Tanpa Kurang Sehari Pun

Habib Novel: Ahok Harus Dihukum 5 Tahun Tanpa Kurang Sehari Pun

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:03 WIB

Sakit seperti Jupe, Idariani Temui Ahok, Begini Hasilnya

Sakit seperti Jupe, Idariani Temui Ahok, Begini Hasilnya

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:58 WIB

Rekrutmen 'Pasukan Oranye' Dicurangi, Ahok Mau Gandeng Swasta

Rekrutmen 'Pasukan Oranye' Dicurangi, Ahok Mau Gandeng Swasta

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:19 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×