Akhir 2019 Jalan Perbatasan Kalbar Tersambung Penuh

Fabiola Febrinastri

Kamis, 04 Mei 2017 | 13:00 WIB
Akhir 2019 Jalan Perbatasan Kalbar Tersambung Penuh
Pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Jalan paralel perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) sepanjang 850 kilometer ditargetkan tersambung penuh dan fungsional pada akhir 2019. Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Achmad Gani Ghazali Akman, menerangkan, meskipun telah terkoneksi, tidak seluruhnya jalan tersebut sudah dalam kondisi beraspal.

Ditjen Bina Marga berencana pada akhir 2019, dari 850 km jalan paralel perbatasan Kalbar tersebut, 359,25 km diantaranya sudah beraspal (42 persen) dan 490,52 km (58 persen) lainnya sebagai jalan agregat.

Gani mengatakan, target tersebut disesuaikan dengan kemampuan alokasi anggaran pemerintah. Menurutnya, tidak mungkin pendanaan hanya diperuntukkan bagi jalan paralel perbatasan Kalbar.

“Jalan perbatasan bukan hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga dikerjakan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat dan di Papua,” sebut Gani.

Menurutnya, kondisi jalan beraspal diutamakan pada kawasan-kawasan permukiman masyarakat dan pusat pelayanan sosial, seperti sekolah dan puskesmas.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI, Sugiyartanto, menyatakan, bila kebutuhan dana membuka lahan yang dilakukan Zeni TNI-AD per km-nya sebesar Rp 2-3 miliar, maka anggaran yang dibutuhkan untuk meningkatkan jalan hingga menjadi beraspal bisa mencapai Rp 8-10 miliar. Tahun ini, BBPJN XI mengalokasikan Rp 1,8 triliun untuk pembangunan akses dan jalan paralel perbatasan. Demi merealisasikan jalan paralel perbatasan tersambung dan fungsional pada akhir 2019, kebutuhan dana pada 2018 dan 2019 masing-masing sebesar Rp 2,5 triliun dan Rp 3,2 triliun.

Direktur Pembangunan Jalan menegaskan, penanganan jalan perbatasan merupakan program pemerintah yang berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga tidak akan dihentikan usai 2019. Secara bertahap, menurut Gani, jalan yang kini kondisinya masih agregat akan ditingkatkan menjadi aspal.

Ia menambahkan, untuk beberapa spot juga juga akan ditingkatkan kapasitasnya melalu pelebaran, seiring dengan bertambahnya arus lalu lintas kendaraan di waktu-waktu mendatang.

Sekitar 123 Jembatan harus Dibangun
Tantangan konstruksi jalan paralel perbatasan tidak hanya berupa harus membuka lahan yang masih hutan dan pegunungan, tapi juga kebutuhan pembangunan ratusan jembatan. Berdasarkan identifikasi Ditjen Bina Marga, untuk jalan perbatasan di Kalbar, jumlah jembatan yang harus dibangun sebanyak 123 buah.

“Memang bukan jembatan yang panjang. Variasinya antara 20-30 meter. Ada juga memang yang sampai 50 m. Saat ini, sebagian besar kondisinya masih berupa jembatan sederhana yang menggunakan kayu atau pohon,” ujar Gani.

Tahun ini, Ditjen Bina Marga akan mengerjakan konstruksi sebanyak 23 jembatan. Dengan alokasi Rp 191 miliar, paket kontrak tahun jamak 2016-2018 dinilai akan cukup membangun sejumlah jembatan di ruas Temajuk hingga Badau.

Ada empat tipe jembatan yang dikerjakan, yaitu jembatan komposit (bentang 20 m, 25 m, dan 30 m) , jembatan rangka baja (bentang 50 m), jembatan panel (bentang 15 m), dan jembatan tipikal box culvert.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gorontalo Outer Ring Road Ditargetkan Tuntas 2019

Gorontalo Outer Ring Road Ditargetkan Tuntas 2019

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:40 WIB

Kementerian PUPR akan Fungsikan Jalan Tol Brebes Timur-Waleri

Kementerian PUPR akan Fungsikan Jalan Tol Brebes Timur-Waleri

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:09 WIB

Ada 5 Ruas Tol Trans Sumatera yang Dibangun di Sumatera Selatan.

Ada 5 Ruas Tol Trans Sumatera yang Dibangun di Sumatera Selatan.

Bisnis | Kamis, 27 April 2017 | 09:02 WIB

Terkini

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

News | Senin, 02 November 2026 | 18:22 WIB

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

News | Senin, 02 November 2026 | 18:19 WIB

×