Kapal Chuan Hong 68 Ditemukan Lagi, Begini Kronologisnya

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 05 Mei 2017 | 14:02 WIB
Kapal Chuan Hong 68 Ditemukan Lagi, Begini Kronologisnya
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers terkait kapal Chuan Hong 68 yang kabur dari Indonesia, Jakarta, Jumat (5/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Akhirnya, prajurit TNI AL kembali menangkap kapal g 68 pada Jumat (28/4/2017) yang sebelumnya menghilang di Tarempa, Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (22/4/2017). Kapal tersebut diduga dipakai untuk mengangkat bangkai kapal kuno dari dasar laut.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya A Taufiqoerrochman menjelaskan kronologis penangkapan pertama kapal Chuan Hong 68 yang dilakukan pada Kamis (20/4/2017).

Berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas kapal asing. Sekitar pukul 14.45 waktu setempat, kapal tersebut lego jangkar dan mengoperasikan crane.

"Karena kegiatan kapal dilakukan di wilayah laut teritorial Indonesia, di melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kapal, awak kapal, muatan, dan izin aktivitas pengoperasian pengerukan bawah laut di wilayah teritorial Indonesia," kata Taufiq dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).

Dari hasil pemeriksaan, di dalam kapal tersebut hanya ada 20 anak buah kapal. Para ABK mengatakan nakoda sedang turun ke darat.

Untuk memproses kasus tersebut, aparat kemudian mengamankan 20 ABK yang terdiri dari 16 warga Cina, tiga warga India, dan satu warga Malaysia.

"Hal ini dilakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Karena, mereka melakukan lego jangkar, tetapi tidak memiliki dokumen yang lengkap," katanya.

Sementara ABK diamankan, kapal Chuan Hong dibiarkan di lokasi tersebut untuk menunggu kedatangan KRI Pulau Rangsang yang akan menariknya ke pangkalan utama TNI AL di Pangkal Pinang. Menurut ABK ketika itu, kapal tersebut sudah tidak ada orangnya.

Pada hari Sabtu, ternyata kapal tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

baca juga

"Jadi, memang kami tangkap, kami amankan orangnya dan mereka melaporkan tidak ada orang di sana nakoda sedang turun yang bisa ditarik kesimpulan kan kalau kapal itu bergerak ada kemungkinan masih ada awak di sana," katanya.

Pencarian pun dilakukan. Sampai akhirnya kapal Chuan Hong 68 ditemukan lagi oleh Patroli Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia dan Interpol di Panggararang, Johor Timur, Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×