Kisah Bilqis, 15 Tahun Memburu Pemerkosa dan Pembunuh Keluarganya

Reza Gunadha

Jum'at, 05 Mei 2017 | 19:20 WIB
Kisah Bilqis, 15 Tahun Memburu Pemerkosa dan Pembunuh Keluarganya
Bilqis Yaqub Rasool [Vagabomb]

Suara.com - Bilqis merasakan luar biasa sakit di sekujur tubuh setelah siuman. Sembari merintih, ia melihat seluruh keluarganya tewas. Wanita itu lantas mencari pakaian untuk menutupi tubuhnya yang bugil. Setelahnya, ia berlari membawa bara dendam: 20 orang pemerkosanya harus mendapat hukuman setimpal!

Sudah 15 tahun silam peristiwa pemerkosaan itu terjadi, 3 Maret 2002. Namun, Bilqis betul-betul masih mengingat rincian peristiwa tragis yang mengubah seluruh kehidupannya.

Kala itu, 14 penumpang bus—empat di antaranya perempuan dan empat anak-anak—dibunuh secara keji.

Sementara seorang gadis berusia 19 tahun yang tengah hamil, yakni dirinya, diperkosa oleh puluhan pria dan ditinggalkan begitu saja agar perlahan-lahan mati.

Tapi, gerak sejarah belum mau menerima kematiannya. Bilqis tetap hidup setelah tragedi tersebut, dan hingga 2017 ini, sudah 15 tahun ia terus ”memburu” keadilan.

Perjuangan Bilqis selama lebih dari satu dekade berbuah manis. Kamis (4/5/2017) kemarin, pengadilan tinggi Mumbai memvonis 11 terdakwa pembunuhan keluarga Bilqis sekaligus pemerkosa dirinya dengan hukuman penjara seumur hidup.

Ini kali pertama pengadilan India memvonis bersalah para pria yang terlibat pemerkosaan massal (gang rape) saat kerusuhan. Selain itu, hakim juga menghukum tujuh pria lain yang dinilai mengintervensi kasus tersebut.

Kerusuhan Sektarian

baca juga

Kehidupan tragis Bilqis bermula dari adanya peristiwa pembakaran kereta api Sabarmati Express di Staasiun Godhra, Gujarat, 27 Februari 2002. Aksi itu menewaskan 59 orang.

Banyak di antara korban adalah peziarah Hindu yang baru pulang dari Kota Ayodhya untuk acara keagamaan. Acara itu sendiri digelar di lokasi Masjid Babri yang dalam persengketaan.

Selang empat hari, insiden pembakaran itu memicu kerusuhan sektarian di Gujarat. Alhasil, ribuan warga Muslim dan Hindu mengungsi, termasuk Bilqis dan keluarganya.

Bilqis sekeluarga menggunakan truk untuk mengungsi. Tapi, dalam perjalanan di desa dekat Kota Ahmedabad, truk mereka diadang 35 orang.

Massa langsung menyerang truk dan menewaskan 14 anggota keluarga Bilqis. Bahkan, putri Bilqis yang baru berusia dua tahun, Saleha, juga dibunuh.

Sementara Bilqis yang hamil lima bulan diperkosa beramai-ramai hingga pingsan. Massa yang melihat Bilqis tak sadarkan diri langsung pergi, berharap perempuan itu mati mengenaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aneh, Mata Sopir Truk Buta Cuma Gara-gara Mengklakson Sapi Ini

Aneh, Mata Sopir Truk Buta Cuma Gara-gara Mengklakson Sapi Ini

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:45 WIB

Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?

Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 12:52 WIB

Pengangguran di Jagakarsa Cabuli Belasan Anak

Pengangguran di Jagakarsa Cabuli Belasan Anak

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:45 WIB

Perkosa Janda 85 Tahun, Pemuda Ini Dipenjara 100 Tahun

Perkosa Janda 85 Tahun, Pemuda Ini Dipenjara 100 Tahun

News | Sabtu, 29 April 2017 | 08:23 WIB

Tolak UU Pemerkosaan, Aktivis Libanon Gantung Gaun Pengantin

Tolak UU Pemerkosaan, Aktivis Libanon Gantung Gaun Pengantin

News | Selasa, 25 April 2017 | 09:18 WIB

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

News | Senin, 24 April 2017 | 05:00 WIB

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

News | Kamis, 20 April 2017 | 19:43 WIB

Buron, Zakir Naik Ogah Pulang karena Takut Disiksa

Buron, Zakir Naik Ogah Pulang karena Takut Disiksa

News | Kamis, 20 April 2017 | 16:12 WIB

Bocah 9 Tahun Berani Menggugat Pemerintah India

Bocah 9 Tahun Berani Menggugat Pemerintah India

News | Senin, 10 April 2017 | 13:01 WIB

Diasuh Monyet, Anak Ini Tak Bisa Jalan dan Bicara seperti Manusia

Diasuh Monyet, Anak Ini Tak Bisa Jalan dan Bicara seperti Manusia

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:53 WIB

Terkini

Gus Ipul Apresiasi HKBP Beri Layanan Keagamaan Inklusif Penyandang Disabilitas

Gus Ipul Apresiasi HKBP Beri Layanan Keagamaan Inklusif Penyandang Disabilitas

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Riau Nihil Titik Api tapi Masih Dikepung Kabut Asap, Mengapa?

Riau Nihil Titik Api tapi Masih Dikepung Kabut Asap, Mengapa?

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Listrik Padam Lagi, Warga Batam Mengeluh Acara Pesta Gelap Gulita

Listrik Padam Lagi, Warga Batam Mengeluh Acara Pesta Gelap Gulita

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Bencana Asap dan Moral: Dana Siap Pakai Kebencanaan Perlu Guardrail Digital

Bencana Asap dan Moral: Dana Siap Pakai Kebencanaan Perlu Guardrail Digital

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Forest Camp 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Hutan, Wujudkan Riau Bebas Asap

Forest Camp 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Hutan, Wujudkan Riau Bebas Asap

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:07 WIB

DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan

DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan

Kaltim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

×