Kisah Bilqis, 15 Tahun Memburu Pemerkosa dan Pembunuh Keluarganya

Reza Gunadha

Jum'at, 05 Mei 2017 | 19:20 WIB
Kisah Bilqis, 15 Tahun Memburu Pemerkosa dan Pembunuh Keluarganya
Bilqis Yaqub Rasool [Vagabomb]

”Tapi, saya masih diberikan kesempatan hidup oleh Tuhan. Saat siuman, saya bugil, karenanya langsung mencari kain untuk menutupi tubuh. Setelahnya, saya berlari ke perbukitan dan ditolong warga,” terangnya.

Setelah keberaniannya terkumpul, Bilqis melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian. Setahun tak ada kabar berita, polisi lantas mendatangi Bilqis dengan informasi tak mengenakkan.

”Polisi bilang banyak inkonsistensi dalam kesaksian saya, sehingga pengadilan tidak mau melanjutkan perkara itu. Mereka juga bilang, saya tak punya cukup bukti untuk menuduh warga desa itu,” tutur Bilqis.

Ia tak berputus asa dan berkukuh pembunuh keluarga, anak, dan pemerkosa dirinya harus dihukum. Bilqis lantas mencoba meminta bantuan komisi nasional hak asasi manusia (NHRC).

NHRC lalu membantu Bilqis mengirimkan petisi ke mahkamah agung agar mau menggelar persidangan kasusnya.

Terketuk oleh peristiwa tragis Bilqis, mahkamah agung mengabulkan petisi dan memerintahkan pengadilan menggelar perkara itu per Desember 2003.

Setahun kemudian, persisnya Januari 2004, polisi atas perintah pengadilan menangkap seluruh nama pria yang diidentifikasi dan disebutkan Bilqis sebagai pelaku tragedinya.

Tak hanya itu, polisi juga diperintahkan pengadilan untuk membongkar makam keluarga Bilqis untuk dilakukan autopsi.

Hidup dalam Ancaman

Kegigihan Bilqis memperjuangkan keadilan di India yang terkenal patriarkis, turut berbuah ancaman untuk dirinya sendiri.

”Saya sudah biasa mendapat ancaman dibunuh. Karenanya, dalam dua tahun, saya bisa 20 kali pindah tempat tinggal, untuk menghindari pembunuhan,” tuturnya.

Karena Gunjarat tak lagi kondusif untuknya, Bilqis memohon kepada mahkamah agung agar pengadilan perkaranya dipindah ke luar daerah.

Permintaannya dikabulkan, sehingga pengadilan kasus tersebut dipindah dari Gujarat ke Mumbai, Agustus 2004.

Setelah empat tahun bersidang, hakim akhirnya menyatakan 13 orang dari 20 terdakwa sebagai pihak bersalah dalam peristiwa pembunuhan keluarga serta pemerkosaan Bilqis.

Sebanyak 11 dari 13 terdakwa divonis penjara seumur hidup. Sementara 2 lainnya mendapat hukuman lebih ringan.

Namun, Bilqis maupun kepolisian tidak puas. Mereka mengajukan banding ke pengadilan tinggi Mumbai untuk menambah hukuman terhadap terpidana. Selain itu, Bilqis juga protes hakim membebaskan 7 tersangka lain.

Kamis kemarin, pengadilan tinggi Mumbai menolak permintaan jaksa untuk menghukum mati seluruh terdakwa.

Tapi, hakim mengabulkan permintaan Bilqis, yakni menyatakan 7 orang yang sebelumnya divonis bebas menjadi terdakwa baru.

Kekinian, perjuangan Bilqis tampaknya masih berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aneh, Mata Sopir Truk Buta Cuma Gara-gara Mengklakson Sapi Ini

Aneh, Mata Sopir Truk Buta Cuma Gara-gara Mengklakson Sapi Ini

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:45 WIB

Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?

Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 12:52 WIB

Pengangguran di Jagakarsa Cabuli Belasan Anak

Pengangguran di Jagakarsa Cabuli Belasan Anak

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:45 WIB

Perkosa Janda 85 Tahun, Pemuda Ini Dipenjara 100 Tahun

Perkosa Janda 85 Tahun, Pemuda Ini Dipenjara 100 Tahun

News | Sabtu, 29 April 2017 | 08:23 WIB

Tolak UU Pemerkosaan, Aktivis Libanon Gantung Gaun Pengantin

Tolak UU Pemerkosaan, Aktivis Libanon Gantung Gaun Pengantin

News | Selasa, 25 April 2017 | 09:18 WIB

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

News | Senin, 24 April 2017 | 05:00 WIB

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

News | Kamis, 20 April 2017 | 19:43 WIB

Buron, Zakir Naik Ogah Pulang karena Takut Disiksa

Buron, Zakir Naik Ogah Pulang karena Takut Disiksa

News | Kamis, 20 April 2017 | 16:12 WIB

Bocah 9 Tahun Berani Menggugat Pemerintah India

Bocah 9 Tahun Berani Menggugat Pemerintah India

News | Senin, 10 April 2017 | 13:01 WIB

Diasuh Monyet, Anak Ini Tak Bisa Jalan dan Bicara seperti Manusia

Diasuh Monyet, Anak Ini Tak Bisa Jalan dan Bicara seperti Manusia

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:53 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB