Kemenangan Macron Membuat Eropa Bernapas Lega

Adhitya Himawan

Senin, 08 Mei 2017 | 23:41 WIB
Kemenangan Macron Membuat Eropa Bernapas Lega
Presiden Prancis terpilih Emmanuel Macron. [Antara/Reuters]

Emmanuel Macron terpilih sebagai presiden Prancis pada Minggu (7/5/2017) dengan menjual visi integrasi Eropa yang lebih bersahabat bagi iklim usaha, sekaligus mengalahkan Marine Le Pen, seorang ultra nasionalis yang mengancam akan membawa keluar negaranya dari Uni Eropa.

Kemenangan tokoh berhaluan tengah tersebut juga membuat sejumlah negara Eropa lain bernafas lega, setelah sempat khawatir atas kembangkitan kelompok populis sebagaimana terjadi di Inggris saat keluar dari Uni Eropa dan juga terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

Mata uang euro juga mengalami kenaikan paling signifikan selama enam bulan terakhir dibanding dengan dollar AS.

Macron memperoleh 66 persen suara, sementara Le Pen hanya mendapatkan kurang dari 34 persen.

Meski menang telak, perolehan Le Pen, yang maju dari jalur partai National Front, merupakan rekor tertinggi bagi partai yang memperjuangkan kebijakan anti-imigrasi tersebut. Perolehan tersebut juga menjadi tugas berat bagi Macron untuk melakukan rekonsiliasi nasional.

"Saya memahami perpecahan di negara ini, yang membuat sebagian orang memilih untuk berada di pihak ekstrim. Saya menghormati mereka," kata Macron dalam pidato penyataan kemenangan.

"Saya memahami kemarahan, kekhawatiran, dan keraguan yang telah mereka nyatakan. Adalah tanggung jawab saya untuk mendengarkan aspirasi mereka. Saya akan bekerja untuk menciptakan kembali hubungan antara Eropa dan warganya," kata dia.

Tantangan terdekat Macron adalah memenangani pemilu parlemen pada bulan depan bagi koalisi partai pendukungnya.

baca juga

Presiden Prancis yang akan segera turun Francois Hollade mengatakan bahwa hasil tersebut "menunjukkan bahawa mayoritas warga masih ingin bersatu dalam nilai-nilai Republik dan Uni Eropa." Presiden Komisi Eropa, Francois Hallande, mengatakan kepada Macron,"saya sangat senang dengan gagasan Anda untuk kemajuan Eropa, yang melindungi warga, yang akan dibawa dalam masa kepresidenan Anda." Di sisi lain, Macron juga telah menghubungi Kanselir Jerman Angle Merkel. Dalam pembicaraan tersebut Macron mengaku berharap bisa membangkitkan kembali aksis Prancis-Jerman dalam jantung Uni Eropa.

Sementara itu Trump juga menyampaikan selamat kepada Macron atas kemenangannya. Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa pihaknya bersedia mendorong kerjasama dua negara dalam level yang lebih tinggi.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga menyampaikan selamat.

"Melemahnya resiko politik di Prancis di Prancis menaikkan peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di Eropa pada tahun ini," kata Holger Schmielding, analis dari Berenberg Bank.

Macron akan menjadi pemimpin Prancis termuda sejak Napoleon. Pemuda berusia 39 tahun, yang juga mantan bankir investasi itu, pernah menjabat sebagai menteri ekonomi di masa pemerintahan Hollande.

Le Pen, 48, menyampaikan selamat kepada Macron. Namun dia berhasil menaikkan perolehan suara sebanyak hampir dua kali lipat yang pernah diperoleh ayahnya, Jean-Marie Le Pen, yang pernah maju sebagai kandidat presiden pada 2002.

Kampanye anti-globalisasi Le Pen berhasil menarik banyak suara dari kelompok menengah ke bawah di tengah tingginya angka pengangguran, ketegangan sosial, dan ketidakstabilan keamanan di Prancis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalah di Pilpres, Le Pen Bakal Ganti Nama Front National

Kalah di Pilpres, Le Pen Bakal Ganti Nama Front National

News | Senin, 08 Mei 2017 | 20:06 WIB

Brigitte dan Macron, Cinta Kuno di Pentas Politik 'Posmo' Prancis

Brigitte dan Macron, Cinta Kuno di Pentas Politik 'Posmo' Prancis

News | Senin, 08 Mei 2017 | 19:35 WIB

Geser Napoleon, Emmanuel Macron Jadi Presiden Termuda Prancis

Geser Napoleon, Emmanuel Macron Jadi Presiden Termuda Prancis

News | Senin, 08 Mei 2017 | 03:56 WIB

Pilpres Prancis Diwarnai Aksi Peretasan Email Macron

Pilpres Prancis Diwarnai Aksi Peretasan Email Macron

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 22:59 WIB

Marcon Vs Le Pen, Siapa yang Bakal Pimpin

Marcon Vs Le Pen, Siapa yang Bakal Pimpin

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 14:20 WIB

Bantai Nancy, Monaco Dekati Gelar Liga Prancis

Bantai Nancy, Monaco Dekati Gelar Liga Prancis

Bola | Minggu, 07 Mei 2017 | 08:25 WIB

Bahas Terorisme, Debat Capres Prancis Berlangsung Sengit

Bahas Terorisme, Debat Capres Prancis Berlangsung Sengit

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 07:49 WIB

Terbitkan Foto 'Topless' Kate Middleton, 2 Media Prancis Digugat

Terbitkan Foto 'Topless' Kate Middleton, 2 Media Prancis Digugat

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 09:44 WIB

Inilah Pesaing Messi dalam Perebutan Sepatu Emas Eropa

Inilah Pesaing Messi dalam Perebutan Sepatu Emas Eropa

Bola | Selasa, 02 Mei 2017 | 10:38 WIB

Zidane Serukan Rakyat Prancis Jangan Coblos Marine Le Pen

Zidane Serukan Rakyat Prancis Jangan Coblos Marine Le Pen

News | Minggu, 30 April 2017 | 19:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×