AJI Medan Kecam Polisi Tahan Mahasiswa Peserta Aksi Hardiknas

Adhitya Himawan

Jum'at, 12 Mei 2017 | 05:08 WIB
AJI Medan Kecam Polisi Tahan Mahasiswa Peserta Aksi Hardiknas
Pasukan kepolisian sedang melakukan pengamanan dalam aksi Mayday 2016. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan mengecam tindakan penahanan terhadap para aktivis mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa pada Hari Pendidikan Nasional, pada Selasa (2/5/2017).

AJI Medan meminta agar Polrestabes Medan, Sumatera Utara, melepaskan dan atau menangguhkan penahanan para aktivis mahasiswa tersebut. Apalagi di antara lima orang yang ditahan, dua di antaranya merupakan anggota pers mahasiswa yang sedang melakukan peliputan aksi unjuk rasa.

Ketua AJI Medan, Agoez Perdana mengatakan, aksi unjuk rasa atau demonstrasi merupakan konsekuensi dalam sistem demokrasi dan menjadi salah satu instrumen dalam mengemukakan pendapat guna mengkritisi kebijakan-kebijakan Pemerintah yang dilindungi Undang-undang. Aksi unjuk rasa, kata dia, bukan kegiatan ilegal untuk mengganggu stabilitas.

"Dua dari lima orang di antaranya adalah anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) BOM Institut Teknologi Medan (ITM) yang sedang melakukan peliputan unjuk rasa. Aktivitas mencari dan membuat berita oleh anggota Pers Mahasiswa itu dilindungi oleh konstitusi sebagai kebebasan berorganisasi, berbicara, dan berpendapat. Jadi tak ada alasan menahan mereka. Karena itu kita mendesak agar mereka segera dilepaskan dan atau ditangguhkan penahanannya," katanya di Medan, Kamis (11/5/2017).

Informasi yang dihimpun, beberapa orang berpakaian preman mengaku polisi menggrebek Sekretariat Gerakan Mahasiswa Pro Demokrasi (Gema Prodem) di Jalan Rebab, Pasar II Padang Bulan, Medan, pada Selasa dini hari (9/5/2017) sekitar pukul 03.30 WIB, dan memaksa semua yang di dalam untuk diam dan berjongkok.

Dalam penggrebekan yang dilakukan bersama dengan Kepala Lingkungan dan beberapa pemuda setempat itu, mereka mengamankan beberapa barang seperti buku, daftar diskusi, kaos, dan mengambil gambar dari berkas yang ada dan merekam setiap sudut ruangan serta mengamankan 6 orang mahasiswa, di antaranya Markus Napitupulu, Fajar Panjaitan, Josua Manalu, Ganda Hutagalung, dan Kurnia Saragih.

Sebelumnya, Sekretariat Front Mahasiswa Anti Penindasan (Formadas) di Jalan Sempurna juga digerebek mencari orang bernama Juned, namun karena tidak menemukan yang bersangkutan akhirnya mereka membawa satu orang yang sedang beristirahat di dalam kamar bernama Cici Arya. Sekretariat LPM BOM ITM juga digerebek dan menangkap Pimpinan Umum Syahyan P Damanik. Namun, keduanya dilepaskan sehari kemudian.

Syahyan P Damanik mengatakan, saat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumatra Utara dalam menanggapi momentum Hari Pendidikan Nasional di Simpang Pos Padang Bulan, pihaknya menugaskan 3 orang Badan Pengurus Harian (BPH) untuk meliput peristiwa tersebut, yakni Jackson Ricky Sitepu, Fikri Arif dan Fadel Muhammad Harahap.

baca juga

Tepat pukul 13.30 WIB, Jackson Ricky Sitepu sampai di lokasi dan melakukan peliputan, disusul juga oleh Fikri Arif yang tiba di lokasi. Berbeda dengan Fadel yang memang telah hadir di lokasi sejak pagi hari namun baru mendapatkan surat tugas pada siang hari.

Saat melakukan peliputan, keadaan baik – baik saja tanpa terjadi sebuah pelanggaran Kode Etik Jurnalistik. Bahkan saat massa aksi melakukan perjalanan dari Simpang Pos sampai ke lampu merah simpang kampus Universitas Sumatera Utara (USU) masih tetap melakukan tugas – tugas pers dengan profesional.

Namun situasi massa memanas saat ban bekas mulai dibakar oleh massa dan pihak kepolisian berdatangan beserta kendaraan barakuda, sehingga ketiga anggota pers mahasiswa tersebut tetap berada dekat pada barisan kepolisian dan Brimob. Situasi semakin memanas saat massa aksi berpindah ke depan pintu gerbang utama kampus USU dan kembali membakar ban.

Provokasi–provokasi dari berbagai pihak baik masyarakat, preman setempat dan intel mulai mewarnai aksi mahasiswa tersebut sehingga terjadi bentrokan secara tiba–tiba antara massa aksi dengan masyarakat dan pihak aparatur negara.

"Ketiga anggota kami masih berada dekat pada barisan aparatur negara yang semakin mendekat ke gerbang kampus USU bahkan sampai masuk ke dalam Kampus. Tepat pada saat anggota kami berada dalam kampus itu, 10 meter dari gerbang tersebut anggota kami bernama Jackson Ricky Sitepu dihalangi oleh masyarakat yang informasinya adalah pria tersebut Intel. Sebelum meninggalkan lokasi, Ricky Jakson Sitepu sempat melihat Fadel Muhammad Harahap ditarik masyarakat dan jatuh tersungkur ke aspal. Sementara itu Fikri Arif tidak dapat terlihat lagi di lapangan," katanya.

Dijelaskannya, dia sempat menghubungi kedua anggota LPM BOM ITM dan menegaskan bahwa mereka telah berada di Polrestabes Medan dan mereka juga mengatakan dengan jelas melalui handphone bahwa mereka sudah menunjukkan surat tugas kepada masyarakat dan kepolisian namun tidak ditanggapi dengan baik oleh pihak aparat negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Robek Surat Tilang, Iqbal Ditendang dan Diancam Ditembak Polisi

Robek Surat Tilang, Iqbal Ditendang dan Diancam Ditembak Polisi

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 15:01 WIB

AJI: Pembubaran Organisasi Tak Sejalan Dengan Prinsip Demokrasi

AJI: Pembubaran Organisasi Tak Sejalan Dengan Prinsip Demokrasi

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 03:00 WIB

AJI Kritik Keputusan Pemerintah Untuk Membubarkan HTI

AJI Kritik Keputusan Pemerintah Untuk Membubarkan HTI

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 04:00 WIB

Tiga Bandar Narkoba di Lampung Ditembak Mati Oleh Polisi

Tiga Bandar Narkoba di Lampung Ditembak Mati Oleh Polisi

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 05:00 WIB

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

News | Senin, 08 Mei 2017 | 19:32 WIB

Gandeng AJI, Citi Perkuat Kapasitas Jurnalis Soal Perbankan

Gandeng AJI, Citi Perkuat Kapasitas Jurnalis Soal Perbankan

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:00 WIB

AJI: Musuh Kebebasan Pers Tahun 2017 Adalah Polisi

AJI: Musuh Kebebasan Pers Tahun 2017 Adalah Polisi

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:49 WIB

Jusuf Kalla Pastikan Pers Indonesia Tak Diintervensi Pemerintah

Jusuf Kalla Pastikan Pers Indonesia Tak Diintervensi Pemerintah

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 12:17 WIB

Ketahuan Palak Pemotor Rp200 Ribu, Polisi Gadungan Ditangkap

Ketahuan Palak Pemotor Rp200 Ribu, Polisi Gadungan Ditangkap

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 23:31 WIB

AJI Desak Polisi Pidanakan Pelaku Kekerasan Pada Jurnalis

AJI Desak Polisi Pidanakan Pelaku Kekerasan Pada Jurnalis

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×